www.rmolsumsel.com – Esensi kurban sering dibatasi pada urusan ritual keagamaan. Seolah berakhir saat daging dibagikan, lalu lenyap bersama sisa asap pembakaran. Padahal, bila ditelisik lebih jauh, esensi kurban justru mengundang kita memperbarui cara bekerja, memimpin, mengelola harta, bahkan menata negeri. Kurban bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan pelatihan mental yang berulang, agar jiwa siap melepaskan ego …
