Kalau Masuk..Kapal-kapal China Diusir Saja

Politik  MINGGU, 26 JANUARI 2020 , 11:26:00 WIB

Kalau Masuk..Kapal-kapal China Diusir Saja
 RMOLSumsel. Indonesia tidak mau terjebak dalam Perang Proxy Amerika Serikat (AS)-China. Karena itu tawaran kerja sama pengamanan Perairan Natuna Utara dari Pemerintah AS ditolak mentah-mentah oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia mendapat tawaran AS untuk bekerja sama di Perairan Natuna. Tawaran disampaikan setelah kapal-kapal China melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Namun Mahfud dengan tegas menolak tawaran yang disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr saat berpamitan di Kantor Kemenko Polhukam pada Jumat (24/1/2020) itu.

"Dia bertanya soal Laut China Selatan, apa yang bisa dikerjasamakan. Saya bilang tidak perlu kerja sama dengan AS," tutur Menko Polhukam dalam diskusi panel "Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia" di Gedung PBNU, Jakarta kemarin seperti diberitakan JPNN.com, Minggu (26/1/2020).

Dijelaskan, apabila Indonesia menerima tawaran kerja sama AS di Perairan Natuna, berarti Indonesia akan turut berperang dengan China dan terjebak dalam Perang Proxy antara AS dan China.

Apalagi, menurut dia, posisi Indonesia terkait Perairan Natuna sudah jelas dan tidak dapat diganggu gugat. Berbeda dengan Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Vietnam yang berperkara secara multilateral melawan China.

"Indonesia tidak pernah berperkara karena kita tidak pernah menganggap China punya hak atas daerah perairan kita yang saat ini jadi masalah. Kalau datang usir saja. Kita tidak perang," ucap Mahfud.

Mahfud cerita, saat menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian, dia mengatakan Indonesia tidak bernegosiasi atau tawar menawar mengenai perairan Natuna yang diatur hukum internasional. [*]

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00