Dengan Hadirnya SWF, Indonesia Bakal Kebanjiran Duit

Ekonomi  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 15:31:00 WIB

Dengan Hadirnya SWF, Indonesia Bakal Kebanjiran Duit
RMOLSumsel. Rencana pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) menjadi harapan baru Pemerintah Indonesia. Sebab kehadiran badan milik negera pengelola dana investasi ini bakal mampu membuat Indonesia kebanjiran duit.

Demikian dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di mana ia mengatakan Pengaturan SWF sedang dipersiapkan pemerintah dalam RUU Omnibus Law yang  kini difinalisasi dan segera diserahkan ke DPR.

"Yang menyangkut sektor keuangan kita akan punya aturan mengenai Sovereign Wealt Fund (SWF). Begitu ini keluar, saya tadi sudah bisik-bisk ke ketua OJK dan Gubernur BI, begitu aturan SWF keluar akan ada inflow minimal USD 20 miliar," ucap Jokowi dilansir JPNN.com.

Hal itu diungkapkannya saat berbicara di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan tahun 2020, di the Ritz Carlton Pasific Place Sudirman, Jakarta, Kamis (16/1).

"Juga ada lembaga-lembaga yang akan masuk. Enggak usah saya sebutkan. Dan angin ini akan lebih besar lagi apabila pasal-pasal yang kita ajukan ke DPR disetujui sehingga pergerakan ekonomi kita akan tumbuh lebih baik," lanjut mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi juga menyinggung bahwa RUU Omnibus Law terkait Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan, penting segera ditetapkan karena negara ini punya persoalan yang bertahun-tahun tidak bisa diselesaikan, yakni masalah defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan.

Masalah fundamental itu, katanya, antara lain disebabkan banyaknya peraturan yang menghambat gerakan pemerintah untuk merespons perubahan dunia. Mulai undang-undang, peraturan pemerintah, hingga aturan di tingkat daerah.

"Ini ruwet. Sebab itu maksimal minggu depan kita akan mengajukan ke DPR yang namanya omnibus law. Ada 79 UU yang akan kita revisi sekaligus, yang di dalamnya ada 1.244 pasal yang ingin direvisi," jelas suami Iriana itu.

Jokowi akan sangat mengapresiasi bila DPR RI bisa bergerak dengan cepat menyelesaikan RUU Omnibus Law tersebut. Sebab, perubahan dunia yang memengaruhi perekonomian nasional perlu direspons. Sedangkan aturan yang ada tidak fleksibel.

"Saya akan angkat dua jempol kalau DPR bisa selesaikan ini dalam 100 hari. Tidak hanya saya, tetapi saya kira bapak ibu dan saudara-saudara semua juga acungkan jempol jika itu bisa diselesaikan dalam 100 hari," tandasnya. [*]

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00

Guru Honorer Harus Diberhentikan Massal

Guru Honorer Harus Diberhentikan Massal

Sosial13 Februari 2020 14:24

Aturan Baru Dana BOS, Kepala Sekolah Terancam Penjara
Rajin Menabung Dari Uang Saku, Ternyata

Rajin Menabung Dari Uang Saku, Ternyata

Kriminal11 Februari 2020 09:37

Hukum11 Februari 2020 08:11

RUU Omnibus Law Hapus Cuti Panjang Pekerja

RUU Omnibus Law Hapus Cuti Panjang Pekerja

Ekonomi13 Februari 2020 16:01