HIPMI Fokuskan Praktik Kerja bagi Generasi Muda

Ragam  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 11:29:00 WIB

HIPMI Fokuskan Praktik Kerja bagi Generasi Muda
RMOLSumsel. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan untuk membangun generasi muda menjadi pengusaha yang tangguh, tidak hanya dibutuhkan teori saja tapi juga praktik kerja dan peluang dalam pemberian proyek kerja.

Ketua Umum HIPMI terpilih periode 2019-2021 Mardani H Maming menyampaikan program HIPMI yang menyasar pada SDM Indonesia, khususnya para generasi muda, ini saat pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI.

"Era bonus demografi dan era industri 4.0, bisa menjadi keuntungan dan bencana bagi Indonesia bergantung pada kesiapan generasi muda Indonesia. Setiap negara pasti pernah mengalami, tapi kalau Indonesia tidak bisa mempersiapkan generasi mudanya, maka akan menjadi bencana," kata Mardani usai mengucapkan sumpah pelantikan di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Ia mengungkapkan harapannya agar pemimpin dari generasi muda yang hadir di ruangan pelantikan menyadari bahwa hanya dengan melakukan edukasi, baik teori dan praktik kerja, maka era bonus demografi dan era industri 4.0 akan memberikan keuntungan bagi Indonesia.

"Banyak program HIPMI yang memberikan edukasi kepada generasi muda, sehingga para generasi muda ini bisa menjadi generasi yang memiliki kompetensi dalam menghadapi era industri dan era bonus demografi," ujarnya.

Ia menekankan bahwa para konglomerat haruslah terlibat dalam mempersiapkan generasi muda, tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah saja.

"Salah satu contohnya adalah yang sedang dirintis oleh HIPMI dengan Kapal Api. Dimana kami berupaya agar generasi muda ini bisa mendapatkan pelatihan di lapangan, bukan hanya teori saja," papar Mardani.

Peluang, tambahnya, merupakan hal yang juga dibutuhkan oleh generasi muda untuk memasuki dunia pengusaha.

"Peluang ini lah yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Seperti saya, dulu pertama kali jadi pengusaha, untuk bupati daerah saya suka dengan anak muda sehingga mau memberikan proyek dibawah 200 juta kepada saya. Sehingga saya bisa berkembang," urainya.

Ia juga menyampaikan keterlibatan pemerintah dalam memberikan peluang, harusnya bisa diberikan oleh para senior HIPMI yang saat ini duduk dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Disini ada ET, harusnya dari keseluruhan BUMN yang ada, bisa diberikan 10 persen saja kepada pengusaha muda, jangan hanya diberikan kepada kakak-kakak kami yang sudah memiliki modal besar," tandasnya.

Ketua Dewan Pembina Balil Lahadalia menyatakan amanah presiden adalah HIPMI harus menjadi bagian dari pembangunan Indonesia, khususnya ekonomi.

"BKPM, yang saat ini menjadi  fungsinya promosi, meyakinkan investor dan mengawal hingga eksekusi. Negara akan mendapatkan multiplier efek dari investasi yang mereka berikan," ujar pria yang juga merupakan bagian dari HIPMI ini.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini masalahnya bukan pada investor tapi pada layanan yang diberikan kepada investor.

"Selama izin tumpang tindih dan arogansi sektoral masih terlihat maka akan berat untuk mengeksekusi. Potensi eksisting investasi ada Rp708 triliun dan baru kita eksekusi Rp2 triliun," urainya.

Ia mempersilahkan para Anggota  HIPMI untuk datang ke BKPM untuk mengetahui investor mana saja yang akan masuk ke Indonesia, untuk melihat peluang yang mungkin cocok.

"Kalau cari proyek, gak ada di BKPM. Tapi kalau mau tahu investor apa saja yang masuk, di bidang apa saja itu bisa. Silahkan mencari peluang yang cocok," pungkasnya. ()

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00