Ujug-ujug.. Berdirilah Kerajaan Agung Sejagat

Investigasi  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 11:11:00 WIB

Ujug-ujug.. Berdirilah Kerajaan Agung Sejagat
RMOLSumsel. Ujug-ujug di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berdiri sebuah kerajaan yang dinamakan Kerajaan Agung Sejagat (KAS). Lengkap. Ada keraton, raja dan permaisuri, serta balatentaranya.

Memang baru beberapa hari belakangan ini, masyarakat Purworejo santer mendengar kabar tentang KAS. Mereka tengah mendirikan semacam keraton di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Belum sepenuhnya selesai.

Dalam jumpa pers di Ruang Sidang Keraton, Pemimpin KAS yang dipanggil Sinuhun diungkapkan ia bernama asli Totok Santosa Hadiningrat.  Istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu memiliki nama Dyah Gitarja. Kepada media, Totok membeberkan 'cikal bakal' KAS.

"Keberadaan kami adalah menunaikan janji 500 tahun dari runtuhnya Kerajaan Majapahit tahun 1518. Wilujengan Keraton Agung ini adalah untuk menyambut kehadiran Sri Maharatu (Maharaja) Jawa kembali ke Jawa," kata Totok yang bergelar sangat panjang namun hanya disingkat menjadi Rangkai Mataram Agung.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, entah dari mana asal usul cerita yang disampaikan oleh Sang Sinuhun, namun dia mengklaim memiliki wilayah kekuasaan seluruh negara di dunia. Dalihnya, tatanan di dunia ini terbesar adalah kekaisaran dan terkecil adalah berbentuk republik.

"Keraton Agung memiliki alat-alat kelengkapan yang dibangun dan dibentuk di Eropa, memiliki parlemen dunia yaitu United Nation (UN). KAS memiliki International Court of Justice dan Defense Council. Pentagon adalah Dewan Keamanan KAS, bukan milik Amerika," ucap Sinuhun.

Dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (14/1/2020), pernyataan itu jelas-jelas tak masuk akal. Namun klaim tersebut dipercaya oleh pendukungnya yang menurut informasi berjumlah 425 orang.

Bahkan dia juga mengklaim memiliki tugas mengubah semua sistem negara di dunia. Baik keuangan, politik, pemerintahan, dan lain-lain.

Namun ketika didesak terkait caranya, Sinuhun tak dapat menjelaskannya secara gamblang. Dia juga menyatakan bisa mengeluarkan nota diplomatik.

Kanjeng Ratu malah sempat naik nada suaranya ketika didesak untuk menyatakan, mengakui NKRI atau tidak, memiliki KTP Indonesia atau tidak. Dyah juga mengaku dulu pernah ikut mendirikan Ormas Laskar Merah Putih.

Sementara itu, Jumeri yang rumahnya bersebelahan dengan 'keraton' mengatakan kalau sejak dulu tidak pernah ada sejarah di Pogung ada kerajaan.

"Kami merasa sangat terganggu, karena kegiatan mereka itu tengah malam nyanyi-nyanyi sambil tepuk tangan jadi suaranya membuat warga terganggu," jelas kakek yang sehari-hari juga Imam Masjid setempat.

Dia menambahkan, hanya ada dua warganya yang menjadi anggota KAS. [*]
Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00