Kogoya Kembali Berulah, Seorang Polisi Tertembak..

On The Spot  SABTU, 11 JANUARI 2020 , 13:13:00 WIB

Kogoya Kembali Berulah, Seorang Polisi Tertembak..
RMOLSumsel. Lagi, kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua berulah. Mereka menembaki aparat keamanan sehingga polisi Bharatu Luki terluka. Penyerangan terjadi di Pos Keamanan di kawasan Bandara Kenyam, Nduga, Papua, Sabtu (11/1) pagi.

Desember 2019 KKB melakukan penembakan terhadap warga sipil di lokasi yang sama.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan korban langsung dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter, saat ini dalam perawatan dan dalam kondisi sadar.

"Tadi pagi ada kejadian, ini bukan baku tembak tetapi mereka menembak anggota kami," kata Paulus Waterpauw seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/1).

Paulus menjelaskan sekitar pukul 7 waktu setempat, saat anggota sedang korve bersih-bersih tempat tinggal, tiba-tiba muncul serangan tembakan dari seberang.

"Tiba-tiba muncul serangan itu, kena paha dari salah satu anggota kami," ujar Paulus.

Paulus mengklaim anggotanya tidak sedang melakukan patroli ketika insiden penembakan terjadi. Ia pun mengaku tak mengerti motif atau pemicu serangan tersebut.

"Tanya saja sama mereka [kelompok sipil bersenjata]. Yang jelas kan ini anggota sedang korve, kecuali dia sedang patroli, membawa senjata. Jadi ini hari Sabtu, besok Minggu, jadi semuanya kan sedang bekerja untuk rapi-rapi lah," tepis Paulus.

Tim kepolisian langsung melakukan pengejaran. Paulus menyebut lebih dari dua kompi pasukan atau lebih dari 200 personel yang disiagakan.

"Yang jelas itu, anggota kami korban lagi. Tolong dicatat itu," ucap Paulus. Ia menduga pelaku penyerangan adalah kelompok Egianus Kogoya.

"Kan Nduga itu bertengger kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egianus Kogoya. Ya, mereka-mereka itulah pelakunya," cetus Paulus.

Serangan ini merupakan yang pertama pada 2020. Sebelumnya pada Desember 2019 ia menyebut terjadi pula hal serupa. Paulus meminta tokoh masyarakat di Papua turut mendamaikan kondisi ini.

Konflik bisa didamaikan dengan komunikasi ke pihak-pihak yang punya peranan langsung, menurut Paulus, tokoh-tokoh yang ada pengaruhnya dengan pihak-pihak ini, agar berbicara dan mengimbau agar tidak lagi melakukan hal-hal yang menimbulkan perpecahan.

Ia kemudian menyatakan pihaknya sebagai aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan tegas.

"Sebagai aparat penegak hukum kan kami tidak mungkin membiarkan permasalah ini berlarut-larut seperti ini."[*]

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00