Kasus Bus Sriwijaya, Pemerintah Didesak Tingkatkan Penagwasan

Peristiwa  KAMIS, 26 DESEMBER 2019 , 17:46:00 WIB

Kasus Bus Sriwijaya, Pemerintah Didesak Tingkatkan Penagwasan

NET

RMOLSumsel. Kecelakaan yang menimpa Bus Sriwijaya hingga menewaskan 35 orang dan 13 lainnya luka-luka memunculkan keprihatinan dari Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu. Politisi PKS tersebut pun mendesak pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap kelaikan transportasi umum.

 Peristiwa ini sungguh memprihatinkan. Bagaimana bisa bus yang tidak laik jalan diizinkan beroperasi. Pemerintah harus meningkatkan pengawasan agar kejadian tragis tidak terulang,” tegas Syaikhu dalam keterangan resminya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (26/12).

Syaikhu menyatakan, kecelakaan tersebut menjadi bukti tidak adanya kontrol dan regulasi yang jelas dari pemerintah. Terlebih, kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa kerap terjadi, di mana faktor kendaraan tidak laik jalan sebagai penyebab peristiwa tersebut terjadi.

Masih segar dalam ingatan kecelakaan beruntun di Jalan Tol Purbaleunyi yang melibatkan beberapa kendaraan, juga diakibatkan kendaraan yang tidak laik jalan,” ujarnya.

Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyelenggara sarana dan prasarana serta sumber daya manusia bidang lalu lintas dan angkutan jalan wajib memenuhi standar keselamatan. Namun, dirinya menilai masih banyak terjadi penyimpangan.

Contoh, praktik Uji KIR yang lebih banyak formalitasnya dan masih banyaknya permainan antara pemilik PO Bus, pengemudi, dengan oknum petugas dinas perhubungan membuat angkutan jalan menjadi jauh dari standard keselamatan yang diharapkan,” tuturnya.

Lamanya pengurusan KPS (Kartu Pengawasan) dan berbelit-belit akibat belum sinkronnya sistem layanan online antara Direktorat Angkutan dan Multimoda (AMM) Direkrorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dengan kondisi di lapangan pun dinilai berkontribusi terhadap lemahnya pengawasan.

Menurutnya, peristiwa menjadi momentum reformasi dengan merevisi tersebut. Kemudian diikuti dengan perbaikan sistem dan modernisasi peralatan dalam rangka pengaturan dan pengawasan lalu lintas dan angkutan jalan yang lebih baik. [irm]

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00

Guru Honorer Harus Diberhentikan Massal

Guru Honorer Harus Diberhentikan Massal

Sosial13 Februari 2020 14:24

Aturan Baru Dana BOS, Kepala Sekolah Terancam Penjara
Rajin Menabung Dari Uang Saku, Ternyata

Rajin Menabung Dari Uang Saku, Ternyata

Kriminal11 Februari 2020 09:37

Hukum11 Februari 2020 08:11

RUU Omnibus Law Hapus Cuti Panjang Pekerja

RUU Omnibus Law Hapus Cuti Panjang Pekerja

Ekonomi13 Februari 2020 16:01