Risma Minta OPD dan Masyarakat Bergerak Cegah Stunting

Kesehatan  SABTU, 21 DESEMBER 2019 , 17:22:00 WIB

Risma Minta OPD dan Masyarakat Bergerak Cegah Stunting

NET

RMOLSumsel. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan komitmennya dalam pencegahan anak kerdil (Stunting). Upaya itu ditunjukkan melalui penyelenggaraan kegiatan komitmen bersama percepatan pencegahan anak kerdil di Balai Pemuda.

Di awal acara, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surabaya, bersama instansi dan organisasi lainnya, diantaranya Kementerian Agama, Persi Provinsi Jawa Timur dan Surabaya, BPOM, IDI kota Surabaya, Ikatan Bidan Indonesia kota Surabaya, Persagi Kota Surabaya, dan Forum Kota Sehat TPPKK Kota Surabaya. Mereka melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting).

Pelaksanaan komitmen dan percepatan pencegahan stunting dihadiri sekitar 1.200 peserta, meliputi Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) Pusat dan Jatim, Perwakilan Perguruan Tinggi, Pimpinan rumah sakit, 900 kader, undangan, kepala puskesmas, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Paguyuban Pos PAUD terpadu, serta perwakilan Dampingan Program 1.000 HPK.

Kerja keras mencegah anak stunting ini penting dilakukan karena mempengaruhi kecerdasan anak.

"Biasanya, kalau gizinya kurang, kecerdasannya juga kurang. Bagaimana mungkin kita bisa bersaing kalau kecerdasan kurang,” ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikutip Kantor Berita RMOLJatim dalam sambutannya, Jumat (20/12).

Risma menambahkan, dampak anak stunting, tak hanya mempengaruhi kecerdasan anak, kepercayaan dirinya juga kurang.

Untuk itu, ia meminta semua organisasi pemerintah daerah, kader dan masyarakat harus bergerak bersama.

"Kalau ada warganya yang hamil dipantau, dan saya harap puskesmas jemput bola, untuk mengawasi terus. Diingatkan untuk rutin periksa,” terangnya.

Risma juga mengingatkan para lurah agar memperhatikan permakanan, terutama untuk warga kurang mampu.

Bagi ibu hamil, ia meminta untuk mendapatkan permakanan tambahan dari puskesmas.

"Sebetulnya (pemberian makanan) kita sudah lakukan untuk Ibu hamil dan warga miskin,” pungkasnya. [irm]

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00

Guru Honorer Harus Diberhentikan Massal

Guru Honorer Harus Diberhentikan Massal

Sosial13 Februari 2020 14:24

Aturan Baru Dana BOS, Kepala Sekolah Terancam Penjara
Rajin Menabung Dari Uang Saku, Ternyata

Rajin Menabung Dari Uang Saku, Ternyata

Kriminal11 Februari 2020 09:37

Hukum11 Februari 2020 08:11

RUU Omnibus Law Hapus Cuti Panjang Pekerja

RUU Omnibus Law Hapus Cuti Panjang Pekerja

Ekonomi13 Februari 2020 16:01