Sedang Nongkrong, Kepala Ridho Dibacok OTD

OLEH: Harris Suprapto

Kriminal  MINGGU, 15 DESEMBER 2019 , 19:31:00 WIB

Sedang Nongkrong, Kepala Ridho Dibacok OTD

Ridho dibacok OOTD/rmolsumsel

RMOLSumsel.Empat hari pasca dibacok dengan senjata tajam dalam serangan brutal orang tak dikenal (OTD) pada 11 Desember lalu, Ridho Saputra (13) warga Jalan KH Azhari, Lorong Kedukan Laut, Kelurahan 5 Ulu Palembang masih terbaring lemah di rumahnya.

Bahkan karena tak ada biaya, Ridho yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI untuk mendapat penanganan medis akibat luka di kepala, harus dibawa pulang oleh keluarganya dan menjalani perawatan di rumah.

"Kami tidak tahu siapa orang yang membuat anak saya sampai seperti ini," ujar Romsah (43) ibu Ridho saat mendampingi putranya dengan perban putih di kepala yang terbaring lemah di rumah, Minggu (15/12).

Romsah mengaku tak mengetahui persis peristiwa yang membuat putranya sampai mengalami luka bacok, karena malam itu ia dan sang suami sedang tak berada di rumah. Namun menurut tetangganya peristiwa itu berawal saat Ridho sedang nongrong di warung tak jauh dari rumah bersama teman-temannya.

 "Kata warga, tiba-tiba ada rombongan orang pakai motor bawa senjata tajam menghampiri dan rombongan anak saya langsung kabur. Tapi saya tidak tahu persis kenapa cuma anak saya yang jadi korban," tuturnya.

 Ia menduga putranya itu telah menjadi korban salah sasaran, karena selama ini Ridho maupun keluarganya yang lain tak pernah ada masalah. "Setahu saya tidak ada (masalah)," katanya.

Menurut Romsah, pihak keluarga tidak mampu menanggung biaya pengobatan Ridho, sehingga terpaksa membawa putranya itu pulang dari rumah sakit. Padahal akibat luka yang dialaminya, remaja itu harus mendapat penanganan lanjutan, seperti CT Scan, bahkan tindakan operasi atas luka yang dialaminya.

"Kata dokter masih harus di rawat, tapi karena tak ada biaya jadi kami bawa pulang saja untuk dirawat di rumah," ucap wanita yang sehari-hari mencari nafkah dengan berdagang ikan di kawasan Pasar 7 Ulu ini.

Bahkan sehari pasca mendapat penanganan di RSUD Palembang Bari, bekas luka di kepala Ridho mengalami pendarahan hebat, hingga kembali dibawa keluarga ke RS Muhammadiyah Palembang.

Dari RS Muhammadiyah dapat saran dirujuk ke RSMH dan disarankan untuk CT Scan. Tapi masih karena biaya, jadi dibawa pulang lagi,” imbuhnya.

Hanya saja, Romsah memastikan bahwa persoalan yang dialami putranya telah dilaporkan ke pihak yang berwajib, dalam hal ini Polsek SU I Palembang, dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut.

Terpisah, Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tindak pidana penganiayaan tersebut dan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

"Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku. Dugaan sementara, motif pembacokan itu karena dendam. Namun kasusnya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. [sri]













 

Komentar Pembaca
Anie Baswedan dan Wartawan

Anie Baswedan dan Wartawan

JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 20:59:00

Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00