Sudah Jadi Terpidana Masih Berulah

Laporan : Haris Suprapto

Kriminal  MINGGU, 15 DESEMBER 2019 , 18:00:00 WIB

Sudah Jadi Terpidana Masih Berulah

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Tanwir Kamal (35), terpidana kasus narkotika yang mendekam di Rutan Klas I Palembang harus kembali menjalani proses pemeriksaan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Pasalnya, nama Tanwir disebut oleh Sajid Hussain, warga negara Pakistan yang ditangkap atas kepemilikan lima gram narkotika jenis heroin sebagai pengendali peredaran barang haram tersebut.

Hingga penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin AKP Ardie Demastyo mendatangi Rutan Kelas I Pakjo Palembang untuk menjemput Tanwir Kamal, pada 13 Desember guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkum dan HAM Sumsel Hamsir membenarkan penyerahan warga binaan dari Rutan Klas I kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Sudah dilakukan penyerahan dan petugas juga sempat melakukan inspeksi ke kamar hunian, disita dua unit ponsel yang diduga milik narapidana atas nama Tanwir Kamal,” kata Hamsir, Minggu (15/12).

Sementara itu nama Tanwir Kamal sendiri sempat mencuat di Sumsel setelah hanya mendapat hukuman delapan bulan penjara, setelah menurut majelis hakim yang diketuai Paluko Hutagalung perbuatan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, pada 20 Februari 2018 lalu.

Padahal berdasarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desi Arsean, Tanwir yang sebelumnya ditangkap anggota Subdit V Dik Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri atas kasus kepemilikan shabu seberat 4,219 kg itu dituntut 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan karena perbuatannya dianggap terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Atas putusan tersebut, jaksa langsung mengajukan upaya hukum banding dan akhirnya majelis hakim Pengadilan Tinggi menghukum Tanwir dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda Rp1 miliar subsider satu tahun kurungan. Sedangkan di tingkat kasasi, Mahkamah Agung menguatkan putusan banding.

Setelah beberapa waktu menjalani hukuman nama Tanwir kembali mencuat setelah disebut Sajid Hussain yang ditangkap di Jalan Gunung Sahari, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan Jakarta Utara, pada 11 Desember lalu sebagai pemilik 5 gram heroin yang dibawanya.

Namun, dalam proses pengembangan perkara tersebut, Sajid Hussain berusaha melawan sehingga terpaksa ditembak mati petugas. [irm]

Komentar Pembaca
Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00