Waspdadai, Terorisme Ancaman Nyata Bangsa Indonesia

Sosial  JUM'AT, 13 DESEMBER 2019 , 13:31:00 WIB

Waspdadai, Terorisme Ancaman Nyata Bangsa Indonesia
RMOLSumsel. Terorisme tak boleh dipandang sebelah mata. Sebab terorisme merupakan ancaman nyata bagi Bangsa Indonesia. Masalahnya kita tidak tahu di mana dan kapan aksi teror akan terjadi tapi targetnya sudah mereka tentukan.

Demikian dikemukakan Menko Polhukam Mahfud MD, yang mendasari pernyataannya itu pada penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto pada Oktober lalu. Juga serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

Mahfud kemukakan itu usai Rapat Koordinasi Pengamanan Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, di Auditorium PTIK, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, (13/12).

"(Ini) menunjukkan bahwa kejadian (aksi terorisme) itu bisa berlaku kapan saja, di mana saja, dengan target yang ditentukan," kata Mahfud seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Adapun tujuan dari rapat ini guna membahas peningkatan ancaman kerawanan menjelang Natal dan Tahun Baru, sehingga dibutuhkan pembahasan bersama guna mengetahui kesiapsiagaan dan sinergitas pejabat dan kementerian dan lembaga untuk menanggulangi kerawanan.

Untuk itu, melalui rapat ini Mahfud menekankan bahwa peningkatan pengamanan di tempat-tempat ibadah, tempat wisata dan keramaian perlu diperhatikan

"Sehingga seluruh masyarakat merasa aman dan terlindungi dengan kehadiran pemerintah," tandasnya.

Di sisi lain, Mahfud juga menyinggung mulai beroperasinya infrastruktur baru yang sudah siap digunakan pada libur akhir tahun ini guna mendorong mobilitas masyarakat di antaranya jalan tol Bakauheni-Terbanggi, jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang merupakan bagian trans Sumatera, Bandara NYIA (New Yogyakarta Internasional Airport).

Kemudian, lanjut Mahfud, untuk memperlancar arus transportasi Natal dan Tahun Baru, pemerintah berencana membuka tol fungsional untuk beberapa ruas. Di antaranya ruas tol Balikpapan, ruas jalan tol Manado-Bitung dan Jakarta-Cikampek elevated.

"Ekspektasi maysarakat tinggi terhadap pembukaan ruas tol tersebut sehingga tidak menimbulkan kemacetan parah," pungkasnya.

Dalam rapat ini, juga turut dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito dan beberapa pimpinan instansi terkait. [ida]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00