Sabu 79 Kg Dimusnahkan

Laporan : Haris Suprapto

Sosial  SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 11:26:00 WIB

Sabu 79 Kg Dimusnahkan
RMOLSumsel. Sebanyak 79 kilogram barang bukti sabu hasil ungkap kasus Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang dimusnahkan di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Selasa (10/12).

Barang haram yang disita dari tersangka Herman (59) dan Deni Santoso alias Mat Nuri (47) pada 28 Oktober lalu itu dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam tong dan dilarutkan dengan campuran air serta detergen, kemudian diaduk menggunakan bor, sebelum dibuang ke saluran pembuangan.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan mengatakan, setelah menerima pelimpahan barang bukti dan kedua tersangka hasil ungkap kasus dari Lanal Palembang, pihaknya melanjutkan penyelidikan untuk menerima pemasok dan calon penerima barang tersebut.

Hasil penyelidikan sementara pengiriman barang bukti narkoba tersebut dikendalikan oleh seorang berinisial Y di Batam yang saat ini masih dalam pengejaran. Begitu juga dengan calon penerima barang tersebut dari kedua pelaku,” kata Jhon saat memimpin pemusnahan barang bukti narkoba.

Dirinya menjelaskan, pengakuan tersangka Dedi yang berprofesi sebagai nelayan dijanjikan upah Rp5 juta per kilogram oleh Y yang diambil dari kapal cepat di tengah perairan Sungai Sungsang, Kabupaten Banyuasin. Kemudian dibawa ke pinggir menggunakan speedboat oleh kedua pelaku.

DS mengenal Y karena sering memasok kebutuhan Y di kapal, karena Y berprofesi sebagai kapten kapal tugboat pengangkut batubara dari Sumsel ke Batam. Wilayah perairan sering digunakan sindikat internasional untuk memasok narkoba ke Indonesia dan tak sedikit nelayan kita dimanfaatkan sindikat,” jelasnya.

Disamping itu jelang hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan pengiriman narkoba ke wilayah Sumsel. Dalam minggu ini diyakini akan ada pengiriman barang (narkoba) untuk pergantian tahun. Untuk itu kita akan terus meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu Komandan Lanal Palembang Kolonel Laut (p) Saryanto menambahkan pihaknya akan terus bersinergi dengan jajaran BNNP Sumsel dan Polda Sumsel untuk mengamankan wilayah perairan Sumsel dari peredaran gelap narkoba.

Penyelundupan narkoba ini dilakukan sindikat internasional dari Malaysia dengan sistem ship to ship. Karena wilayah perairan kita yang cukup luas dan menjadi celah para pelaku kejahatan untuk memasok barang ilegal,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyergapan dilakukan tim reaksi cepat Lanal Palembang di wilayah perairan Sungai Sungsang, Kabupaten Banyuasin setelah anggota mendapat informasi dari Lanal Batam.

Atas informasi tersebut Tim F1QR Lanal Palambang langsung melakukan penyelidikan, menemukan sebuah speedboat 40 pk melaju kencang, hingga langsung dikejar dan baru berhenti setelah diberikan tembakan peringatan.

Dalam penggeledahan yang dulakukan, petugas menemukan empat buah koper ditutupi karung goni yang didalamnya terdapat 79 bungkus narkotika jenis shabu yang dikemas dalam bungkus teh China. [yip]

Komentar Pembaca
Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00