Gelapkan Uang Makan Pegawai, Mantan Kadisdik PALI Ditahan

Daerah  SENIN, 09 DESEMBER 2019 , 16:46:00 WIB | LAPORAN: ARI WIBOWO

Gelapkan Uang Makan Pegawai, Mantan Kadisdik PALI Ditahan
RMOLSumsel. Kejaksaan Negeri (Kejari) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi menahan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, berinisial AH, Senin (9/12). AH diduga lakukan penggelapan uang makan guru tahun 2017.

"Memang saya akui salah, dananya sebesar Rp 700 juta sekian tapi sudah saya setor sebagian. Atas putusan ini saya ikuti aturan hukum," ujar AH saat ditanya sejumlah awak media.

Dari pantauan, setelah beberapa saat diperiksa pihak Kejari, AH yang saat ini masih menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbang) PALI langsung dibawa ke Muara Enim untuk dititipkan di Lapas Muara Enim.

Sementara itu Terkait Penahanan Mantan Kadisdik PALI, Marcos Simaremare SH MHum, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjelaskan penahanan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI berinisial AH yang diduga telah melakukan tidak pidana korupsi anggaran pada Dinas Pendidikan tahun anggaran 2017.

"Kami melakukan penahan terhadap AH. Dua alat bukti kita temukan diduga melakukan tindakan korupsi anggaran Disdik PALI tahun 2019, tepatnya uang makan pegawai dan guru," tandas Kajari.

Penahan terhadap AH sendiri dikatakan Kajari selama dua puluh hari kedepan. "Tersangka dititipkan di Lapas kelas 2 B Muara Enim. Sebelumnya yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka beberapa hari lalu. Tersangka selama penyidikan bersikap kooperatif," kata Marcoi.

Jumlah kerugian negara disebutkan Kajari berjumlah Rp 573 juta.

"Keseluruhan memang ada sekitar Rp 700 juta lebih, tapi sebagian telah dikembalikan. Dengan rincian pengembalian tanggal 16 juli 2019 sebesar Rp 40 juta dan 1 Oktober 2019 sebesar Rp 160 juta, total ada Rp 200 juta. Dan beberapa hari lalu secara kooperatif tersangka memberikan uang, tepatnya tanggal 3 desember sebesar Rp 100 juta untuk barang bukti," jelasnya.

Ditegaskan Kajari bahwa saat ini tersangka masih ditetapkan satu orang. "Tapi tidak menutup kemungkinan setelah dikembangkan tersangka bakal bertambah," jelasnya. [ida]


Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00