Demi Peselancar Indonesia, Roger Lupakan Medali Emas

Olahraga  MINGGU, 08 DESEMBER 2019 , 08:15:00 WIB

Demi Peselancar Indonesia, Roger Lupakan Medali Emas
RMOLSumsel. Ini bukan cerita film. Ini sebuah fakta di era modern. Di ajang South East Asian (SEA) Games 2019 di Filipina. Dalam kompetisi Olahraga Selancar, surfer tuan rumah melupakan medali demi menyelamatkan rivalnya.

Adalah Roger Casugay yang rela melupakan peluang meraih medali emas SEA Games demi menyelamatkan rivalnya asal Indonesia. Peselancar Filipina itu menghentikan aksinya dalam upaya meraih emas demi menyelamatkan Arip Nurhidayat yang nyaris tenggelam usai disapu ombak setinggi 3 meter.

Aksi heroik Casugay terjadi dalam Lomba Nomor longboard Putra di La Union, Jumat (6/12).

Dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/12), saat pertandingan memasuki menit ke-18, tali kekang yang dikenakan Arip lepas dan peselancar Indonesia itu tersapu ombak.

Melihat saingannya dalam bahaya, Casugay melupakan persaingan merebut emas meski sedang unggul angka atas Arip. Ia lebih mementingkan rasa kemanusiaannya.

Arip berhasil diselamatkan. Regu penyelamat kemudian membawa Arip dan Casugay ke daratan.

Fox Sports mengabarkan Arip memberi penghormatan kepada Casugay usai menyelamatkan nyawanya. Arip mengangkat tangan Casugay seolah mendeklarasikan atlet asal Filipina itu sebagai ‘juara’.

Insiden Casugay menyelamatkan Arip kemudian diunggah pihak SEA Games 2019 melalui akun Facebook. Pertandingan nomor longboard hingga kini masih ditunda menyusul insiden yang menimpa Arip.

Di tengah-tengah kompetisi peselancar putra, tali kekang Arip Nurhidayat dari Indonesia putus dan tersapu oleh ombak. Roger Casugay dari Filipina datang untuk menyelamatkan, mengesampingkan pertempuran yang sedang berlangsung untuk medali emas,” tulis pihak SEA Games 2019.

Sementara itu pihak CdM Indonesia, Harry Warganegara, membantah Arip mau tenggelam. Harry mengatakan ada miskomunikasi dengan juri cabang selancar saat tali kekang Arip lepas.

Waktu Arip mau paddle ke tengah datang ombak besar yang berakibat talinya putus. Arip berenang ke tengah menghindari impact zone dan memberi sinyal jempol ke juri sambil sambil menunggu caddy membawa papan cadangan," ucap Harry dalam laporan.

"Namun, sinyal Arip disalahartikan sebagai distress call sehingga juri menginstruksikan agar Roger Casugay untuk mendayung ke arah Arip, yang membuat pertandingan dihentikan dan menyuruh mereka berdua balik ke pantai dengan papan milik Roger,” tandasnya.[ida]

Komentar Pembaca
Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00