Dewan Pengawas Tak Pernah Nonton TVRI

Sosial  JUM'AT, 06 DESEMBER 2019 , 19:45:00 WIB

Dewan Pengawas Tak Pernah Nonton TVRI
RMOLSumsel. Berbagai pihak menyesalkan tindakan Dewan Pengawas TVRI memecat Helmy Yahya dari jabatan Direktur Utama (Dirut) TVRI. Karena pria asal Palembag itu teleh bekerja keras untuk memajukan stasiun televisi milik pemerintah ini.

Di bawah kepemimpinan Helmy, citra TVRI terus membaik. Karena itu pemecatan dirinya menimbulkan banyak tanda tanya. Salah satunya muncul kecurigaan, pemerintah akan menempatkan orangnya menduduki jabatan Dirut TVRI.

Saat diminta komentarnya, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio geram. Ia tidak terima jika pelengseran Helmy didasarkan urusan bagi-bagi kue, yaitu pemerintah ingin menempatkan orang tertentu.  

Kalau memang benar seperti itu, justru Dewan Pengawas yang harus dilengserkan karena sudah melanggar Pancasila, terutama sila persatuan Indonesia,” kesalnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/12).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Hensat itu memuji Helmy Yahya yang berhasil membawa perubahan di TVRI. Hal itu terlihat dari kualitas siaran TV nasional yang makin digandrungi masyarakat.

Menyindir keputusan pemecatan itu, Hensat meminta Dewan Pengawas TVRI untuk sesekali menonton channel sendiri.

Saya sarankan untuk dewan pengawas TVRI sering-sering nonton TVRI. Karena dengan sering nonton TVRI mereka akan tahu bahwa TVRI sudah berubah,” tambahnya.

Tidak hanya siaran, Hensat yang pada Pilpres 2019 lalu kerap diundang dalam acara debat TVRI juga terkagum dengan teknologi modern yang dipakai.

Teknologi yang mereka miliki luar biasa, berubah, dan sangat jauh lebih baik,” tutupnya.[ida]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00