Demokrat: Pilpres dan Pileg 2024 Terpisah...

Politik  JUM'AT, 06 DESEMBER 2019 , 19:00:00 WIB

Demokrat: Pilpres dan Pileg 2024 Terpisah...
RMOLSumsel. Pemilu Serentak dinilai mendatangkan banyak dampak  negatif bagi para pesertanya, terkhusus partai politik. Belum lagi beban para petugas penyelenggaranya.

Karena itu Partai Demokrat sudah memutuskan agar Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2024 dipisahkan kembali.

Penegasan itu disampaikan langsung Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/12).

"Demokrat memang sudah punya kesimpulan bahwa memang untuk pemilu ke depan lebih bagus itu pilpres dan pileg itu dipisahkan," ujar Syarief.

Syarief menyebut baik pileg dan pilpres bagi partai politik adalah dua hal penting yang tidak bisa dipisahkan.

Tetapi, lanjutnya, berkaca dari Pemilu 2019 lalu yang digelar serentak. Partai politik menjadi bingung akan memaksimalkan sosialisasi ada yang mana.

"Mensosialisasikan pilpresnya atau pilegnya itu bingung juga, mana ini yang mau disosialisasikan? Pileg atau pilpres?" kata Syarief.

Selain itu, kata wakil ketua MPR RI ini, pemilu serentak juga harus mempertimbangkan tenaga petugas penyelenggara yang berujung korban jiwa.

"Penyelenggara pemilu kan setengah mati. Bayangkan itu penghitungan suara itu dihitung sampai pagi," pungkasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Anie Baswedan dan Wartawan

Anie Baswedan dan Wartawan

JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 20:59:00

Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00