Bumerang Itu #ShameOnYouGerindra

#hashtag  JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 09:58:00 WIB

Bumerang Itu #ShameOnYouGerindra
RMOLSumsel. Pasti ini di luar prediksi politik Partai Gerindra, di mana partai ini jadi objek nyinyiran dan bullying warganet yang merupakan bumerang. Gara-garanya Partai Gerindra mengeluarkan pernyataan resmi via yang dikeluarkan akun resmi partai besutan Prabowo Subianto itu Twitter, @Gerindra.    

Awalnya, akun bercentang biru itu mengomentari sikap Kejaksaan RI dalam penerimaan CPNS yang menolak pelamar berorientasi seksual LGBT. Alasannya, karena setiap warga negara punya hak yang sama.

"Yang terhormat @KejaksaanRI, kami tidak setuju dengan keputusan penolakan Kejaksaan Agung terhadap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan orientasi seksual LGBT. #SuaraGerindra," kata Gerindra melalui akun Twitter resminya kemarin seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/11).

Kini, tanda pagar #ShameOnYouGerindra memuncaki tangga trending topic Twitter. Warganet seolah kompak ramai-ramai menghujat pernyataan tersebut.

Di satu sisi, Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade sudah lebih dulu meluruskan. Anggota DPR dari daerah pemilihan Sumbar I itu menegaskan bahwa pernyataan itu jangan langsung dimaknai partainya pendukung LGBT.

Bab II pasal 7 AD/ART Gerindra telah tegas menyatakan bahwa jati diri partai adalah kebangsaan, kerakyatan, religius, dan keadilan sosial.

Jadi tidak mungkin kami dukung LGBT," ucap Andre di akun Twitter pribadi.

Pesan dari pernyataan itu, katanya, adalah Gerindra ingin setiap warga negara mempunyai hak yang sama di persada tanah air.

Sejurus itu, akun Gerindra juga meluruskan. Disebutkan bahwa partai berlambang kepala burung garuda tidak mendukung segala bentuk perilaku LGBT.

Berdasarkan amanat UU, Partai Gerindra menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan layak,” tegas akun itu.

Lebih lanjut, akun tersebut meminta ada upaya dalam memberi pemahaman sejak dini bahwa perilaku LGBT adalah perilaku yang bertentangan dengan berbagai norma dan juga mempunyai dampak buruk bagi kesehatan.

Partai Gerindra meminta Pemerintah dan instansi terkait segera membuat payung hukum yang jelas untuk bagaimana menjustifikasi seseorang berperilaku LGBT atau tidak,” sambung akun itu.

Salah satu yang disarankan Gerindra adalah melakukan pencegahan LGBT sejak dini mulai dari lingkungan masyarakat hingga di area pendidikan, seperti di sekolah-sekolah, dengan melibatkan tokoh agama dan para ahli dibidang kesehatan. [ida]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00