Pilkada Mura, Incumbent Diprediksi Menang Lagi

Politik  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 20:15:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Pilkada Mura, Incumbent Diprediksi Menang Lagi
RMOLSumsel. H. Hendra Gunawan atau yang biasa disapa dengan H2G berpotensi besar dapat memenangkan kembali Pemilukada Kabupaten Musirawas (Mura) yang akan digelar 23 September 2020.

Peluang H2G untuk memimpin kembali kabupaten Musirawas periode kedua  cukup besar dibandingkan dengan calon-calon bupati yang akan maju di pemilukada 2020. Hal ini terpotret dalam temuan survei yang digelar LKPI dengan tajuk Menakar Peluang Menang Calon-Calon Bupati Kabupaten  Musirawas pada Pemilukada 23 September 2020”.
   
 Secara konsisten, elektabilitas H2G menempati urutan teratas, baik pada pertanyaan terbuka (Top of Mind), pertanyaan semi terbuka dan tertutup. Kuatnya tarikan elektoral H2G ini juga tercermin dari uji simulasi calon-calon bupati yang akan maju di pemilukada Kabupaten Musirawas. Dilihat dari interval  elektabilitas,  jarak antar nama-nama calon lainnya  cukup jauh, terpaut di angka 40 % lebih jaraknya dibandingkian calon-calon lainya,” terang Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), Arianto ketika memaparkan hasil temuan surveinya, di Roca Coffee and Resto, Selasa (19/11) .

 Lebih lanjut,  lembaga yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) ini menjelaskan, pada pertanyaan terbuka,  elektabilitas H2G (30,8 %), Ratna Mahmud Amin (3 %), Hj. Suwarti (1,9 %), Samsul Bahri (0,9 %), Firdaus Cik Olah (0,6 %), Rodi Wijaya (0,4 %), Alamsyah A Manan (0,2 %), Wahyu Sumadi (0,2 %), sementara massa yang  belum menentukan pilihan (massa mengambang)  60 %. Pada pertanyaan semi terbuka dengan mengajukan 19 nama calon bupati dan diluar nama calon bupati, H2G tetap berada diposisi teratas dengan elektabilitas 57,2 %, Ratna Mahmud Amin (7,9 %), Hj. Suwarti (5,9 %), Firdaus Cik Olah (3,7 %), Wahyu Sumadi (1,2 %), Samsul Bahri (1,1 %), Rodi Wijaya (1,1 %). Untuk calon-calon lainnya masih berada di bawah  angka 1 % dan massa mengambang 19,8 %.
 
Ketika disodorkan nama-nama calon yang akan maju di pemilukada mendatang dan diluar nama-nama yang disodorkan yang juga dipilih, tarikan elektoral masing-masing calon jelas terlihat. Nama H2G memiliki  kekuatan elektoral yang kuat dibandingkan calon-calon lainnya. Jarak elektabilitas H2G dengan calon lainnya cukup jauh dan ini artinya  secara statistik unggul signifikan,” ungkapnya

 Demikian juga dengan uji simulasi calon, mantan kordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini menerangkan,  dari 19 nama-nama calon yang diajukan sampai dengan dua nama yang disimulasikan (head to head), H2G masih konsisten berada diposisi teratas dari calon lain. Tautan elektabilitas dengan calon lain masih cukup jauh. Bahkan di uji simulasi tertutup, ketika H2G head to head dengan calon lain , elektabilitas H2G mencapai angka 66,7 %. Dari simulasi ini jelas terlihat, tingkat konsistensi pemilih terhadap H2G semakin mantab. Selain itu, modal awal yakni  popularitas dan akseptabilitas H2G  yang  tinggi merupakan  faktor  penentu besarnya elektabilitas.  H2G juga menempati  posisi teratas dengan angka popularitas (tingkat kedikenalan) 98,9 % dan akseptabilitas (tingkat kesukaan) sebesar 99,8 %.
 
Dengan popularitas dan akseptabilitas yang sangat baik, modal dasar H2G  sudah ada dan angka tersebut sudah sangat  baik. Artinya, popularitas dan akseptabilitas H2G berbanding lurus (linear) dan sudah tidak ada masalah lagi. Tentunya ini pasti akan berdampak dengan tingginya elektabilitas. Secara teori perilaku pemilih, H2G sudah memenuhi dua unsur tersebut untuk meraih elektabilitas yang tinggi,” terang mantan auditor survei konvensi capres partai Demokrat wilayah Sumatera ini dengan lugas.

Ditambahkannya, tingkat kepuasan masyarakat  selama H2G memimpin Kabupaten Musirawas juga cukup tinggi, yakni  73 % (puas) dan 5 % (sangat puas). Selain itu, alasan pemilih  memilih  kembali H2H adalah  sangat rasional yakni Sudah ada bukti hasil kerja yang nyata (37,5 %), Bisa membawa perubahan yang lebih baik (22,2 %), Perhatian pada rakyat (22 %) dan berpengalama di pemerintahan (18 %). Dari empat latarbelakang ini, tentunya alasan yang paling kuat bagi masyarakat untuk memilih H2G kembali pada pemilukada yang akan datang. Secara psikologis, masyarakat sudah merasakan nyaman dengan kepemimpinan H2G.
 
Terlebih  lagi dilihat dari sebaran partai ke calon, pemilih H2G terlihat jelas tersebar dominan di semua partai politik, baik di partai Golkar, PDI-P, Gerindra, Nasdem, PKS, PKB, PAN, Demokrat, Hanura, PBB, PPP, Garuda dan Berkarya. Bahkan pemilih yang belum/tidak memilih partai politikpun sebarannya tetap memilih H2G. Jadi syarat dari  sebaran partai politikpun juga terpenuhi dalam hal ini. Peluang H2G untuk memenangkan pemilukada kabupaten Musirawas 23 September 2020 mendatang berpotensi sangat besar,” ungkap pria yang kerap disapa Iyan ini.

Survei yang digelar LKPI dengan melibatkan surveyor yang semuanya  mahasiswa dari Kota Palembang dengan mengambil sample 820 responden (82 desa/kelurahan) Survei digelar 5-15 Nopember 2019. Meode yang digunakan Multistage Random Sampling dengan marjin of error +/- 3,5 % dengan selang kepercayaan 95 %. [yip]

 

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00