DPRD Desak Anis Gunakan Uang Sendiri Menggaji TGUPP

Politik  SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 11:30:00 WIB

DPRD Desak Anis Gunakan Uang Sendiri Menggaji TGUPP
RMOLSumsel. Sejak awal berdirinya, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bentukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai kritik.

Kini Komisi A DPRD DKI minta Anies Baswedan membiayai TGUPP dengan dana operasionalnya sendiri. Komisi A menilai, tim tersebut bertanggung jawab langsung kepada gubernur.

"Iya kami rekomendasikan pada Badan Anggaran untuk dipindahkan ke situ (dana operasional gubernur)," ujar Ketua Komisi A Mujiyono di Gedung DPRD DKI Jakarta seperti diberitakan JPNN.com, Selasa (12/11).

Mujiyono mengatakan, anggota Komisi A sebenarnya kompak menginginkan anggaran TGUPP dicoret total dari usulan anggaran. Namun, dia sandar hal itu sulit diwujudkan.

Selain soal anggaran, Mujiyono menyebutkan bahwa Komisi A juga merekomendasikan adanya evaluasi tugas pokok dan fungsi TGUPP mengingat jumlah anggota dan anggaran TGUPP yang melonjak drastis di era Anies.

"Sekarang naiknya drastis, padahal di era sebelumnya tidak sebanyak itu," katanya.

Adapun rekomendasi Komisi A terkait TGUPP adalah evaluasi menyeluruh tupoksi dan kewenangannya biar jelas. "Dengan evaluasi menyeluruh ini, kan artinya boleh membongkar semuanya, tupoksi, kewenangan hingga anggarannya, kan itu," ucap Mujiyono.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Suharti mengatakan anggaran TGUPP belum dihapus dari pos anggaran Bappeda.

"Di catatan saya masih ada, tapi akan dibawa ke Banggar. Waktu bahas terakhir TGUPP saya nggak ada. Konfirmasi terakhir pembahasan silahkan ke Pak Asisten Pemerintahan (Aspem) Artal Reswan," tuturnya.

Berdasarkan laman apbd.jakarta.go.id, anggaran TGUPP DKI Jakarta terus naik sejak 2017. Di dalam APBD 2017, alokasi untuk TGUPP sebesar Rp 1,69 miliar, yang kemudian berubah menjadi Rp 1 miliar dalam APBD-P 2017.

Kemudian, anggaran TGUPP dalam APBD 2018 melonjak jadi Rp 19,8 miliar. Anggaran ini kemudian direvisi menjadi Rp 16,2 miliar dalam APBD-P 2018.

Terakhir, anggaran TGUPP dalam APBD 2019, yakni Rp 19,8 miliar, kemudian direvisi menjadi Rp 18,99 dalam APBD-P 2019. Namun anggaran TGUPP kembali diusulkan naik pada 2020 menjadi Rp 19,8 miliar. [ida]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00