Baca.. Ada 463 Benda Muatan Kapal Tenggelam

Ekonomi  JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 08:59:00 WIB

Baca.. Ada 463 Benda Muatan Kapal Tenggelam
RMOLSumsel. Sudah lama diceritakan dari mulut ke mulut bahwa banyak kapal tenggelam bermuatan harta karun di perairan Indonesia. Rupanya cerita itu bukan sekadar isapan jempol. Indonesi memiliki sedikitnya 463 titik lokasi Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT).

Hal itu terungkap dalam Forum on Southest Asia Ministries of Culture on Underwater Heritage, Safeguarding and Reviving The Shared Maritime Cultural Heritage of Southeast Asia, yang  kembali dilanjutkan di Belitung kemarin, setelah diadakan pembukaan di Museum Maritim Jakarta sehari sebelumnya.


Dalam Belitung Forum ini, akan lebih difokuskan pada diskusi terkait menjaga serta mengelola Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) atau underwater heritage dari para narasumber yang berasal dari berbagai negara serta kunjungan lapangan.

Staf Ahli Menko (SAM) Bidang Sosio-Antropologi Tukul Rameyo Adi menyampaikan bahwa Indonesia memiliki Indonesia memiliki potensi peninggalan BMKT yang tinggi di mana ada 463 titik lokasi. Pada tahun 1989 telah dibentuk Panitia Nasional BMKT dan hukum terkait BMKT terbentuk pada tahun 2010 yaitu Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

"Aturan terkait bagaimana kita bisa mengelola atau memanfaatkan shipwreck dan kita perlu untuk memperbaharui aturan yang ada bagaimana pemerintah seharusnya mengelola cagar budaya bawah laut," kata Tukul Rameyo di lokasi seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/11).

Tukul Rameyo menyebutkan berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16/2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia, di mana disebutkan terkait tujuh pilar kebijakan kelautan Indonesia.

Pilar ke enam yaitu budaya maritim yang bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terhadap wawasan bahari kepada seluruh lapisan masyarakat. Tukul Rameyo menambahkan bahwa terkait shipwreck dan BMKT tengah berusaha untuk ditambahkan dalam tujuh pilar yang ada.

"Pada dasarnya ada tiga program utama di mana fokus pada laut dan literasi budaya. Salah satu jalan untuk mengembangkan inovasi kita yaitu berdasarkan literasi budaya yang kita peroleh dari shipwreck dan underwater heritage. Salah satu caranya dengan membangun museum maritim," tandasnya. [ida]



Komentar Pembaca
Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah