Ngaku Turunan Raja, Pakai Mobil Berplat Palsu

On The Spot  SELASA, 05 NOVEMBER 2019 , 18:41:00 WIB

Ngaku Turunan Raja, Pakai Mobil Berplat Palsu
RMOLSumsel. Nama Irwannur Latubual (IL)  mencuat. Ia merupakan pemilik Mobil Nissa Terra yang menggunakan plat palsu B 1 RI pada hari Pelantikan Presiden RI Joko Widodo-Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, 20 Oktober lalu.

Saat itu Irwannur ditangkap karena kasus kepemilikan senjata tajam, di Hotel Raffles, Jalan Prof DR Satrio, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta.

Kepada polisi, Irwannur mengaku sebagai keturunan raja di Maluku, tepatnya masih memiliki ikatan darah biru di Pulau Buru, tempat pengasingan sastrawan revolusioner Pramoedya Ananta Toer.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng mengatakan, tersangka saat itu menginap di hotel yang sama dengan tamu undangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Oleh sebab itu, Irwannur ingin menghadiri acara pelantikan Presiden dengan motif ingin dipandang sebagai kaum ningrat oleh orang-orang.

"Dia mau action di sana, pengen diakui keturunan raja dari Pulau Buru, makanya dia coba hadir di DPR. Kalau dia bisa hadir, bisa foto-foto dengan pejabat sehingga nanti bisa ditunjukkan ke pihak-pihak lain kalau dia betul keturunan raja," kata Gede di Polda Metro Jaya, Selasa (5/11).

Saat penagkapan, polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis parang. Irwannur beralasan jika benda tersebut merupakan peninggalan leluhurnya di Pulau Buru.

"Hasil pemeriksaan, tersangka IL membawa dua sajam dengan alasan peninggalan dari keluarganya yang merupakan keluarga keturunan raja-raja di Pulau Buru Maluku," sambungnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Gede mengatakan, pihaknya kemudian menelusuri silsilah Irwannur. Hasilnya, Irwannur hanyalah warga negara biasa dan bukan keturunan raja.

"Jadi bawa sajam di mobilnya ini hanya alasan saja," papar Gede.

Atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat 12/1951 dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Selain IL, polisi juga menangkap pria berinisial HS di tempat yang sama. Saat penangkapan, keduanya dicurigai karena kendaraan mereka menghalangi lintasan tamu negara yang akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden.

Saat didekati petugas, mereka ternyata dalam kondisi tertidur dan segera dibangunkan untuk menggeser mobilnya. Setelah digeser, polisi kemudian melanjutkan pemeriksaan terhadap kedua orang itu, dan ditemukan senjata tajam dan pelat nomor kendaraan palsu.[ida]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah
Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00