Dodi Waspadai Siklus Lima Tahunan

Sosial  KAMIS, 31 OKTOBER 2019 , 15:16:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Dodi Waspadai Siklus Lima Tahunan
RMOLSumsel. Persoalan Kebakaran Hutan, Perkebunan, dan Lahan (karhutbunla) menjadi persoalan bersama yang harus dientaskan oleh semua pihak, melalui dorongan yang dilakukan Pemerintah.

Seperti yang dilakukan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin, yang terus menyiapkan langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan, perkebunan, dan lahan tidak kembali berulang.

Bersama Bumi Insititut, pria yang juga menjabat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) ini, mengajak semua lapisan termasuk organisasi-organisasi lingkungan, melakukan pencegahan terhadap Karhutbunlah di Sumatera Selatan.

"Meski kita lihat titik hot spot dan fire spot saat ini mulai berkurang bahkan tercatat zero di Kabupaten Muba saat ini, namun kita tetap harus waspada terhadap karhutbunlah tahun 2020 mendatang. Karena tahun depan jadi puncak siklus lima tahunan," ungkapnya dalam kegiatan Rountable Discussion Membangun Sinergi Antar Stakeholder Sumatera Selatan untuk Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan ke depan di Hotel Swarna Dwipa, Kamis (31/10/2019).

Dodi memastikan, Pemkab Muba siap menggelontorkan dana sebesar Rp25 Miliar untuk penyediaan sarana prasarana pencegahan dan meminimalisir karhutbunlah di Muba.

"Saya akan instruksi kepada Pemdes (Pemerintahan Desa) untuk mengalokasikan dana desa alat inventaris sarpras pembukaan lahan, kalau ini tidak diikuti oleh Pemdes saya akan tahan pencairan dana desa," terangnya.

Langkah ini, sambung Dodi, harus dilakukan agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena, dalam Peraturan Bupati yakni  tentang pembukaan lahan tanpa bakar sebagai implementasi Permentan Nomor: 05/Permentan/Kb.410/1/201 Tentang Pembukaan dan/atau Pengolahan Lahan Perkebunan Tanpa Membakar.

"Jadi kita itu kalau melarang jangan fokus dengan pemberian sanksi saja, tapi kita cari solusi dan fasilitasi warga agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar," tegasnya lagi.

penambahan anggaran Rp15 Miliar untuk pengadaan Alat Berat dan Sapras Pengendalian karhutla (Fire Jeep, Excavator, Pompa, Jet sprayer) dan Rp9,5 Miliar untuk pencegahan dan Pengendalian Karhutla," bebernya.

Dodi menyebutkan, bahkan jauh sebelum kejadian karhutbunlah saat ini dirinya telah membuat buku trilogi soal lingkungan sebagai upaya pencegahan pembakaran hutan melalui peserta didik.

"Saya sudah membuat trilogi buku lingkungan yakni Lihatlah Hutanku, Padamkan Api, dan Kujaga Selalu Hutanku. Nah, upaya ini agar anak-anak bisa sosialisasi ke orangtua mereka masing-masing agar tidak membakar hutan dan lahan," ungkapnya.

Dodi menambahkan, BRG mempunyai peranan penting untuk maksimal dalam pencegahan karhutbunlah.

"Kami ingin agar BRG ini meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat khususnya di daerah yang terdampak karhutbunlah, karena BRG punya peranan penting dalam penjagaan lahan gambut," terangnya.

Sementara itu, Peneliti Lahan Gambut dari Universitas Sriwijaya Dr Ir Momon, mengaku sangat mengapresiasi upaya-upaya ke depan yang akan dilakukan Pemkab Muba guna mencegah dan memininalisir karhutbunlah.

"Muba juga bakal membuat waduk dan pembasahan lahan gambut saat musim kemarau. Tentu upaya ini harus dimaksimalkan," ujarnya.

Direktur Utama Bumi Institute Palembang, Ricky Purba pada roundtable discussion ini berterimakasih Bupati Muba Dodi Reza membagikan dan membuka pengalaman, menularkan semangat serta menjadi inisiator dalam penanganan Karhutlah ini.

"Jadi bukan hanya penanganan saja tapi pencegahan, sehingga kedepan karhutlah tidak terjadi lagi. Pelibatan masyarakat harus secara aktif dalam pencegahan ini, bentuk satgas  ataupun beri edukasi terkait karhutlah, apa yang ingin dilakukan Muba ke depan harusnya menjadi panutan bagi daerah lain yang terdampak karhutbunlah," pungkasnya.

Dalam kesempatan Rountable Discussion Membangun Sinergi Antar Stakeholder Sumatera Selatan untuk Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan ke depan tersebut Bupati Muba Dodi Reza turut didampingi Kepala Bappeda Muba Zulfakar, Kepala BPBD Muba Indita, Kepala Dinas Perkebunan Iskandar, Plt Kabag Humas Yettria, dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putera. [ida]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00