Cadar akan Dilarang, PKS Minta MUI Keluarkan Fatwa

Sosial  KAMIS, 31 OKTOBER 2019 , 13:57:00 WIB

Cadar akan Dilarang, PKS Minta MUI Keluarkan Fatwa
RMOLSumsel. Berbagai negara di dunia sudah melarang pemakaian cadar di tempat-tempat umum termasuk kampus-kampus perguruan tinggi. Alasan pelarangan itu, cadar tidak wajib dalam Islam dan sering disalahgunakan orang untuk melakukan kejahatan. Karena itu juga, Menteri Agama RI Fachrul Razi berencana membuat larangan serupa.

Menanggapi rencana itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa soal penggunaan cadar di Indonesia.

"Enak MUI membuat fatwa terkait cadar ini. Kalau dia tak wajib ya enggak masalah," ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).

Penggunaan cadar menjadi persoalan usai Menteri Agama, Fachrul Razi berencana melarang pengguna niqab atau cadar di dalam instansi milik pemerintah.

Alasannya, kata Fachrul, untuk menjaga  keamanan. Fachrul Razi menyebut kebijakan itu berangkat atas insiden penusukan mantan Menko Polhukam Wiranto.

Mardani menilai soal radikalisme bukan sekadar soal pakaian. Menurutnya, penyelesaian gerakan radikal bisa dilakukan dengan pendekatan dialogis.

"Cara terbaik melawan radikalisme itu ya dengan dialog dan literasi sama penegakkan hukum. Bukan buat memperlebar dan memperluas frontnya gitu," jelasnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Mardani menyebutkan, soal tata busana adalah pilihan seseorang yang tidak terlalu mendesak untuk diintervensi negara.

"Saya menggaris bawahi, itu ruang privat, klo ruang privat itu paling enak jangan terlalu diintervensi oleh negara," tukasnya.[ida]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00