Jokowi Jangan Takut Gertakan Partai Pendukung

Politik  KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:35:00 WIB

Jokowi Jangan Takut Gertakan Partai Pendukung

Jokowi/net

RMOLSumsel. Keberpihakan pada agenda pemberantan korupsi di Indonesia harus ditunjukkan Joko Widodo sebagai seorang presiden. Caranya dengan menerbitkan perppu untuk membatalkan hasil revisi UU KPK yang telah berlaku hari ini, Kamis (17/10).

Begitu kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/10).

Dia mendorong agar presiden berani mengeluarkan hak prerogatif. Jokowi, sambungnya, juga diminta berani menghadapi gertakan partai pendukung yang memang menginginkan UU KPK baru.

"Presiden Jokowi semestinya tidak gentar dengan gertakan politisi yang menyebutkan akan melakukan pemakzulan jika menerbitkan perppu," tegasnya.

Presiden Jokowi sering menyampaikan janji akan memperkuat KPK dan menjamin keberpihakan pada pemberantasan korupsi. Saat ini, menurutnya, merupakan waktu yang tepat untuk menunaikan janji tersebut.

"Sekarang saatnya dia membuktikan kepada masyarakat langkah konkret untuk menyelamatkan KPK dengan menerbitkan Perppu KPK sesegera mungkin," tegasnya.

UU KPK hasil revisi yang disahkan DPR pada (17/9) lalu resmi berlaku hari ini, meskipun belum ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

UU hasil revisi itu secara otomatis akan berlaku 30 hari setelah disahkan sesuai aturan di UU 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.[sri]



Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah