Tragis, DJ Virgi Dibantai Karena Hal Sepele

Laporan : Haris Suprapto

Kriminal  SABTU, 12 OKTOBER 2019 , 15:58:00 WIB

Tragis, DJ Virgi Dibantai Karena Hal Sepele

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Motif pengeroyokan yang menewaskan korban Disc Jockey (DJ) Virgiawan Sarjana Putra atau Virgi Mard terungkap dalam rekonstruksi yang digelar jajaran Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, Sabtu (12/10).

Dalam rekonstruksi yang digelar di halaman Polresta Palembang itu, tersangka M Faisal alias Imat memperagakan 14 adegan, sedangkan peran korban serta empat pelaku lain yang merupakan rekan tersangka, yakni Alam, Rizky, Ucok dan Kiki alias Ee (DPO) digantikan petugas.

Pada adegan pertama, tersangka Imat bersama empat pelaku lain duduk di area parkir Diskotik Darma Agung, lalu korban datang dan masuk ke Hall Diskotik dan disusul Rizky dan Ucok (DPO), sedangkan pelaku lain masih duduk di luar.

Setelah berada di dalam, pada adegan ke empat Rizky bersenggolan dengan korban, sehingga keduanya terlibat adu mulut. Kemudian Ucok memberitahu rekan-rekannya bahwa Rizky sedang bertengkar dengan korban di Hall Diskotik Darma Agung.

Adegan ke enam tersangka Imat masuk, lalu Imat mengeluarkan pisau, namun direbut Rizky yang langsung menusuk korban. Dalam keadaan terluka, korban berlari keluar untuk menyelamatkan diri, namun tetap dikejar oleh kawanan pelaku.

Tak berhenti disitu, pada adegan ke 10 korban kembali ditikam oleh Imat dari belakang, lalu setelah sampai di area parkir diskotik, oleh kawanan pelaku, korban kembali dihujani tusukan senjata tajam, sampai korban terkapar bersimbah darah.

Selanjutnya, kelima pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian, sedangkan korban dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang, namun karena sudah dalam keadaan tidak bernyawa, korban dibawa pulang ke rumah duka.

"Rekonstruksi ini kita gelar untuk melengkapi berkas guna diserahkan ke ke kejaksaan, tidak hanya itu dalam reka ulang adegan ini juga kita bisa melihat kejadian sebenarnya, antara tersangka dengan korban," ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara.

Terkait kasus pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia yang terjadi pada 26 Februari 2017 lalu, Yon menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lain, sembari menyelesaikan berkas tersangka M Faisal sebelum dilimpahkan.

Sementara itu, tersangka M Faisal mengakui ikut serta dalam pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Usai melakukan pengeroyokan dirinya kabur dan bersembunyi di Batam selama tiga tahun.

Setelah kejadian itu saya langsung kabur ke Batam, tapi setelah tiga tahun saya rindu keluarga di Palembang, jadi saya pulang. Tapi kepulangan saya diketahui petugas hingga saya diamankan ke Polresta Palembang,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Uzairin, paman korban yang ikut menyaksikan jalannya rekonstruksi merasa sangat menyayangkan kejadian yang menimpa korban hanya gara-gara masalah sepele. "Ini kan masalahnya kecil, harusnya jangan sampai seperti ini, kan bisa diselesaikan secara baik-baik, tapi malah begini," imbuhnya.

Uzairin mengharapkan, dengan rekonstruksi yang digelar ini dapat memberikan titik terang serta polisi dapat segera menangkap keempat pelaku lainnya yang masih bebas. "Saya sangat harapkan empat tersangka yang belum tertangkap akan segera ditemukan," harapnya. [irm]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah