Kabar Buruk, Laga Home PSMS Tak Dapat Izin Kepolisian

Olahraga  MINGGU, 06 OKTOBER 2019 , 17:12:00 WIB

Kabar Buruk, Laga Home PSMS Tak Dapat Izin Kepolisian

NET

RMOLSumsel. Para suporter PSMS Medan mendapat kabar buruk jelang dua laga kandang terakhir pada kompetisi Liga 2 2019 wilayah Barat.

Pasalnya, dua laga home sebagai pemungkas yang sejatinya digelar di Stadion Teladan tak mendapatkan izin dari kepolisian.

Dua laga tersebut adalah melawan Babel United (12/10/2019) dan terakhir kontra Persiraja (17/10/2019).

Hal ini tentu menjadi kerugian bagi PSMS yang sedang berjuang untuk finis di peringkat 4 wilayah Barat demi lolos 8 besar Liga 2.

Laga home yang diyakini bisa menjadi ladang poin harus dituntaskan layaknya partai away. Saat ini, PSMS berada di peringkat 5 dengan 31 poin, beda dua poin dari peringkat 4 (PSCS Cilacap).

Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Julius Raja menjelaskan keputusan ini merupakan hasil rapat dengan Polrestabes Medan, Sabtu (5/10/2019) siang. Dimana, polisi tak bisa memberikan izin karena pihak keamanan konsentrasi dan mengantisipasi kerawanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

Dan, Polrestabes baru memberikan lampu hijau pertandingan digelar di Stadion Teladan sesuai pelantikan. Ini tentu tidak mudah bagi PSMS karena akan berimbas pada jadwal tim lain, itu juga belum tentu disetujui operator liga.

Sebenarnya ya mau apa dibilang? Lucu juga kita kan. Kubilang juga bahwa kabupaten dan kota lain liga nya berjalan dan tidak ada masalah. Kok kita begini kubilang. Katanya (polres), iya masing-masing kondisi di daerah kan beda- beda, alasan mereka seperti itu. Kami rapat dari jam 2 sampai jam 4 sore. Intinya mereka tidak memberi izinlah, sampai di atas 20 Oktober baru boleh,” bebernya.

King-sapaan akrabnya, PSMS telah melaporkan kondisi di Medan secara lisan kepada PT LIB terkait putusan itu. Dan, LIB juga telah memberikan alternatif. Laga akan tetap berlangsung di tanggal yang sudah dijadwalkan, dan PSMS diminta menggelarnya di luar Kota Medan atau di lokasi netral. Pilihan terdekat adalah Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang.

Infonya PT LIB enggak mau jadwal ditunda lagi. Makanya kita rencana pindah ke Stadion Baharoeddin Siregar. Mereka (Polresta Medan) mau sampai pelantikan presiden nanti supaya Medan aman. Masih was- was mereka. Aku sudah koordinasi sama liga, begitu diundang rapat saya juga koordinasi dengan liga. Liga bilang, carilah tempat alternatif. Jangan lagi diubah jadwal karena gara-gara PSMS ini jadwalnya berubah-ubah. PT LIB bilang nanti kalau mereka yang buat di tempat netral. Boleh, kalau kami (LIB) yang laksanakan bikin saja di Bogor atau di mana. Tetapi nanti kalian (PSMS) enggak mau,” tutur King.

Dengan kondisi tersebut, manajemen kembali mengalami kerugian terutama masalah finansial. Manajemen mengaku, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Ini sudah termasuk kerugian laga tunda PSMS versus Babel United, di mana pertandingan ini juga ditunda karena demo besar di Medan beberapa waktu lalu.

Bukan kerugian lagi, sudah babak belur. Semuanya sudah kacau balau. Mau diapain? Kami menyesalkan sikap ini dibatalkan, tapi intinya kita mau terimalah. Artinya liga harus tetap dijalankan di Pakam. Tinggal kami beritahu saja pihak Babel dan Persiraja. Kami juga segera konfirmasi melalui surat."

"Kan baru selesai rapat. Minggu buat surat. Senin baru konfirmasi dengan mereka semua ke PT LIB. Tetapi, secara lisan sudah saya sampaikan hasil rapat di polres, Sanksi gak ada, tapi kita rugi aja banyak. Yang tadinya rugi Rp50 jadi Rp100 juta. Ratusan juta lah kami rugi,” papar King.

Pihaknya menyayangkan dengan putusan pihak Polrestabes Medan. Padahal, laga kandang sangat menentukan masa depan tim PSMS untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Namun, Julius tetap menerima putusan pihak kepolisian, dan akan bergerak cepat mengonfirmasi kepada tim lawan terkait rencana pemindahan lokasi pertandingan.

Kalau mengganggu pemain, karena bermain di tempat netral kan. Walaupun suporter kami di sana juga kan. Segala arah sudah kami buat, tapi apa boleh buat. Sebenarnya Kapolres bisa ambil putusan untuk tetap siap dilaksanakan. Mungkin dia enggak mau ambil beban atau risiko,” pungkasnya. [irm]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah