Paripurna Pertama, 15 Anggota DPRD Sumsel Absen

Politik  RABU, 02 OKTOBER 2019 , 16:16:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Paripurna Pertama, 15 Anggota DPRD Sumsel Absen
RMOLSumsel. Setelah dilantik pada 24 September lalu, untuk pertama kalinya pada Rabu, 2 Oktober, DPRD Sumsel menggelar rapat paripurna dengan agenda penetepan pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi. Sayangnya dari 75 Anggota DPRD Sumsel, 15 diantaranya tidak hadir.

"Dari absensi ada 15 anggota dewan yang tidak hadir, karena alasan tertentu," kata Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban, Rabu (2/10).

Selain itu paripurna yang bertepatan dengan hari batik nasional juga tak banyak anggota DPRD yang mengenakan pakaian batik, padahal 2 Oktober telah ditetapkan sebagai hari batik nasional.


Ketua DPRD Sumsel Sementara RA Anita Noeringhati mengatakan jika agenda hari ini penetapan pimpinan dan fraksi definitif. Mengingat acara hari ini kegiatan resmi maka anggota menggunakan Pakaian Seragam Lengkap (PSL).


"Hari ini hati batik, dan sudah kita sampaikan kalau bisa pakai batik. Saya sendiri punya batik dan jas batik, namun karena paripurna harus pakai PSL ) dalam artian untuk jas, dan jas saya sendiri tidak muat," kata Anita.


Kedepan pihaknya akan masukan ke dalam tatib, untuk pengadaan jas batik itu perlu dan sudah ditetapkan setiap 2 Oktober hari batik. Jadi, kita sudah sampaikan kalau yang punya (pakai batik), dan ada memakai dalamnya batik dan luarnya jas itu malah bagus.


Soal hari batik sendiri Anita mengungkapkan, maknanya sendiri kebudayaan Indonesia harus dilestarikan namun tidak harus menggunakan batik jawa,  sebab masing- masing daerah di Indonesia mempunyai ke khasan dan produk sendirim


"Jadi gunakan batik yang dihasilkan oleh daerah tertentu, kalau Jawa ada batik Jawa, sedangkan Palembang ada batik jumputan serta daerah lain. Jadi kita harus memulai produk- produk yang menjadi budaya Indonesia," capnya.


Ia juga menyatakan adanya belasan anggota DPRD yang tidak menghadiri paripurna, mungkin ada alasan tersendiri dan tidak bisa ditinggalkan, dan hal itu tidak menjadi masalah.


"Mungkin ada sesuatu yang belum bisa ditinggalkan, atau kegiatan lainnya. Tapi pada prinsipnya agenda hari ini tidak perlu qorum karena sifatnya paripurna ini mengumumkan dan menetapkan," bebernya.


Salah satu anggota DPRD Sumsel dari fraksi Golkar yang saat paripurna mengenakan batik, Linda Syarofi mengatakan, meski hanya dia dan Nilawati (Fraksi PKB) yang memakai batik, namun ia merasa bangga mengenakannya dan tetap nyaman.


"Memang ada himbauan pakai batek dan saya juga cinta batek. Kadang- kadang saat hari kerja pun saya pakai batek," jelas Linda.


Dilanjutkan Linda, kedepan dirinya tetap akan mengenakan batik dalam moment kegiatan tertentu, karena tidak ada salahnya melestarikan kebudayaan asli Indonesia.


"Harapannya insya allah akan dipakai terus, dan memakainya juga nyaman. Apalagi kita punya batek khas Palembang," pungkasnya.[ida]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00