Oalah..Surat Persetujuan Pembongkaran RSUD dari DPRD Gak Ada

Daerah  JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 11:31:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Oalah..Surat Persetujuan Pembongkaran RSUD dari DPRD Gak Ada
RMOLSumsel. Massa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Ogan Komering Ulu (Format OKU) yang telah dua kali melakukan aksi damai ke Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) terkait pembongkaran RSUD Ibnu Sutowo, kembali harus menelan rasa kecewa terhadap Pemkab OKU.

Kekecewaan tersebut disebabkan apa yang disampaikan Pemkab OKU yang diwakili Sekda OKU Achmad Tarmizi pada saat Format OKU melakukan aksi ke dua, tempo hari (18/09), tidak sesuai fakta di lapangan.

Di hadapan massa aksi di ruang abdi praja waktu itu, Sekda OKU menjelaskan bahwa pembongkaran RSUD Ibnu Sutowo telah mendapat persetujuan DPRD OKU.

Bahkan menurut Sekda dirinya sendiri yang membawa surat persetujuan pembongkaran tersebut untuk ditandatangani Ketua DPRD OKU.

Surat persetujuan itu saya sendiri yang mengantarkan ke rumah Ketua DPRD OKU yakni Zaplin Ipani dan sudah ditandatangani oleh dua unsur pimpinan lainnya,” kata Sekda OKU saat berdialog dengan para demonstran.

Nah, ucapan Sekda itu langsung ditindaklanjuti oleh koordinator aksi, Josi Robert dan kawan - kawan.

Mereka menemui Sekda untuk meminta bukti surat persetujuan pembongkaran RSUD dari DPRD, tapi diarahkan Sekda untuk langsung ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Karena arsip surat itu ada disana.

Namun setelah mendapatkan surat dimaksud, ternyata surat itu bukanlah surat persetujuan pembongkaran RSUD sebagaimana dimaksudkan Sekda OKU dalam dialog dengan mereka.

Jadi surat yang kami terima adalah surat dengan Kop DPRD OKU Nomor 2 tahun 2018, itu tentang Persetujuan DPRD Kabupaten OKU Tentang Pinjaman Daerah Kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Bukan surat persetujuan pembongkaran RSUD,” jelas Josi Robet.

Karena itulah, mereka dari Format OKU kembali menelan kekecewaan untuk ketiga kalinya, setelah dalam dua kali aksi sebelumnya tidak berhasil bertemu Bupati OKU.

"Ini yang ketiga kali kami kecewa. Karena apa yang disampaikan Pak Sekda kemarin tidak sesuai fakta yang ada, ternyata surat persetujuan pembongkaran RSUD dari DPRD itu tidak ada,” jelas Josi Robet.

Untuk itu menurut Robet pihaknya akan tetap mempertanyakan terkait pembongkaran RSUD Ibnu Sutowo itu.

Kita akan tetap mempertanyakan permasalahan ini,” tegas Robet.

Kekecewaan serupa diungkapkan Muslimin Jakfar koordinator lainnya di Format OKU.

Kita kecewa dengan fakta ini, ini membuktikan bahwa pembongkaran RSUD Ibnu Sutowo yang merupakan aset daerah tidak ada persetujuan DPRD OKU,” kata pemuda yang akrab disapa Haji Mimin itu.

Tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum disebabkan banyaknya kejanggalan dalam pembongkaran RSUD Ibnu Sutowo itu.

Banyak sekali kejanggalan, katanya surat persetujuan pembongkaran ada, ternyata yang ada surat persetujuan pinjaman, dan kejanggalan lain, surat dimaksud menggunakan kop surat DPRD OKU, tetapi mengapa Sekda yang membawa untuk ditandatangani Ketua DPRD bukankah di DPRD ada Sekwan, dan juga surat itu surat dinas resmi, tapi mengapa ditandatangani di rumah, ini menjadi pertanyaan besar kami,” pungkas Mimin.[ida]

Komentar Pembaca
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 23:48:21

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00