Gelar FGD, Pemprov Sumsel Fokus Kelola Aset

PEMPROV SUMSEL  KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 17:34:00 WIB

Gelar FGD, Pemprov Sumsel Fokus Kelola Aset

foto : rilis pemprov Sumsel

RMOLSumsel. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) serius untuk menertibkan dan mengamankan semua aset miliknya. Untuk itu digelar Focus Group Discussion Penertiban Pengamanan Barang Aset Milik Pemerintah Provinsi Sumsel. FGD dibuka Wakil Gubernur H Mawardi Yahya di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (19/9).

FGD ini dihadiri langsung oleh Koordinator C Jaksa Agung Muda Inteligen Kejagung RI Didik Alisyahdi, S.H, M.M dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Dr. Sugeng Purnomo, S.H.,M.Hum tersebut Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, dibawah kepemimpinan Gubernur H. herman Deru, Pemprov. Sumsel sangat intens dan fokus dalam pengelolaan aset, terlebih setaip pemeriksaan dari Badan Pemerikasaan Keuangan (BPK) selalu terkendala di soal aset.

Pemprov Sumsel secara bertahap, mulai dari acara ini kita berkomitmen bersama kejaksaan tinggi dan jajarannya untuk membantu sepenuhnya  pengamanan aset baik itu aset bergerak maupun tidak bergerak,” ungkapnya.

Mawardi berharap, hasil dari pertemuan FGD ini diharapkan akan menjadi rujukan bagi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada dilingkup Pemprov. Sumsel untuk serius dan fokus mengenai aset  yang ada di OPD masing-masing.

OPD harus serius dan terbuka dalam pengamanan aset ini. Apalagi  kita  mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali, namun selalu catatannya mengenai aset. Oleh sebab itu kedepan ini, OPD harus serius mengenai aset agar tahu jelas keberadaannya,” tuturnya.

Ke depan, Mawardi menegaskan, Pemprov Sumsel sepakat pengelolaan dan penertiban aset  menggunakan sistem aplikasi.

Pemprov Sumsel mengajak Kejati untuk bersama membantu menyelamatkan aset bergerak maupun tidak bergerak.  Saya mengharapkan dalam waktu dekat OPD sudah menginventarisi semua aset  dengan sistem aplikasi,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Dr. Sugeng Purnomo, S.H.,M.Hum menyebutkan, jika ada  kesulitan dalam inventarisasi aset pihaaknya siap membantu.

Dari aset yang telah diinventarisasi kemudian memetakan indentifikasi masalah. Karena aset yang satu dan lain pasti memiliki permasalahan yang berbeda . Baru setelah itu kita tentukan langkah apa yang kita ambil  apakah dengan musyawarah atau jalur hukum,” tandasnya. [ADV]

Komentar Pembaca
Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00