Gubernur Urungkan ke Luar Negeri ..

Kedipan Mata Rosyida  SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 23:59:00 WIB

Gubernur Urungkan ke Luar Negeri ..
LAGI. Hari ini, Selasa (17/9), Gubernur H Herman Deru turun ke lapangan. Ia ingin memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berjalan sebagaimana mestinya. Perihal masih terjadinya karhutla dan banyaknya hotspot atau titik panas, Gubernur memastikan semuanya telah dalam penanganan secara baik dan benar.

Di saat Gubernur tengah melakukan pemantauan karhutla di berbagai kabupaten-kota di Provinsi Sumsel, sejumlah mahasiswa melakukan unjukrasa tadi siang. Di antara tuntutan mereka, jika Gubernur gagal atasi karhutla dengan segera maka ia harus mundur dari jabatannya itu.

Boleh saja mahasiswa dan lainnya menggelar unjukrasa, karena Gubernur sendiri tidak berkeberatan. Seperti tadi sore, sepulang dari lapangan pada pukul 17.20WIB, Gubernur langsung menemui para demonstran itu. Keterbukaan Gubernur telah membuka saluran komunikasi. Gubernur mengajak para demonstran untuk turut menemukan solusi bagi penanganan karhutla di Sumsel.

Dua hari lalu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Provinsi Sumsel Iriansyah mengungkap, Gubernur telah melakukan segala upaya untuk mencegah dan menanggulangi karhutla. Langkah antisipasi sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Menurutnya, upaya penanggulangan karhutla di Sumsel dilakukan dalam koordinasi Pemprov dengan TNI/Polri dan BNPB, serta kepala daerah di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Gubernur telah menetapkan status Sumsel Siaga Darurat Asap Karhutla.

Pak Gubernur menerbitkan SK Satgas Karhutlah Sumsel dengan menunjuk Danrem 044 Gapo dan Kepala BPBD Sumsel sebagai Wadan Satgas dibantu dengan Sub Satgas Udara, Danlanud, Satgas Darat, Satgas Gakkum, Satgas Sosialisasi dan Satgas Doa dari pemprov," katanya.

Gubernur sudah patroli udara sebanyak enam kali menggunakan helikopter untuk memantau langsung kebakaran hutan dan lahan, di antaranya ke wilayah Muba, Banyuasin, OKI, OI, OKU dan Kabupaten Pali. Di luar kunjungan kerjanya hari ini.

Pak Gubernur sangat konsen dalam mematau perkembangan karhutla di Sumsel. Selain memantau lewat jalur darat dan udara juga, Pak Gubernur juga telah melayangkan surat ke kabupaten/kota untuk menggelar Shalat Istisqa secara serentak di wilayah Sumatera Selatan,” papar dia.

yang bekerja secara maksimal, namun dari segi peralatan pemadaman juga telah disalurkan ke daerah rawan karhutla. Demikian juga dengan anggaran. Pemprov Sumsel telah mengalokasikan dana cukup untuk melakukan operasi pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui OPD terkait.

Sementara itu Gubernur menegaskan, semua instansi sudah kerja maksimal. Bahkan dua mahasiswa Indonesia karena tolp

"Saya perlu sampaikan data ISPU kita ini rata-rata masih di angka 60 atau sedang. Bahkan pernah memuncak 12 September dan masuk kategori tidak sehat," tegas Deru.kata Herman Deru di hadapan ratusan mahasiswa, Selasa (17/9/2019).

"Faktornya banyak, ini saya instruksikan semua bupati tetap stay di wilayah masing-masing. Jaga wilayah," katanya.

 Untuk penegakan hukum di lapangan, Herman mengaku saat ini polisi sudah bekerja. Bahkan sudah ada korporasi yang terlibat dalam karhutla dan segera diproses ke meja hijau.

"Penerapan hukum itu ada ranah hukum, tapi lahan kita ini berjumlah 1,4 juta hektare dan banyak lahan gambut. Ada perusahaan korporasi yang kalian sebut, kalau hasil lidik korporasi terbukti salah, saya katakan akan tutup perusahaan itu," katanya tegas.

Lebih dari itu. Gubernur lebih memilih urung melakukan kunjungan dinas ke Korea Selatan dan Rumania. Itu demi keseriusannya menanggulangi karhutla dan kabut asap ini. Semua kepala daerah Kabupaten-Kota diinstruksinya untuk juga standby di daerah yang mereka masing-masing pimpin.*

Komentar Pembaca
Startup Harus Rebut Pasar Ekonomi Halal
Cuma Sebatang Pohon..Separo Jawa Gulita
Maskawin 50 Suku Emas

Maskawin 50 Suku Emas

SENIN, 01 JULI 2019

Marhaban ya Ramadhan..

Marhaban ya Ramadhan..

MINGGU, 05 MEI 2019

Biarlah Mereka Ribut Sendiri..

Biarlah Mereka Ribut Sendiri..

MINGGU, 21 APRIL 2019

NYOBLOS YUUK...

NYOBLOS YUUK...

RABU, 17 APRIL 2019

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00