Herman Deru Serius Tangani Karhutla di Sumsel

Laporan : Irmayani

Ragam  SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 23:58:00 WIB

Herman Deru Serius Tangani Karhutla di Sumsel

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Sumsel darurat asap, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) semakin meluas. Dampak kabut asap yang menganggu kesehatan juga terus dirasakan, banyaknya tuntutan dari beberapa kelompok dan organisasi masyarakat membuat Gubernur Sumsel harus bergerak lebih sigap.

Orang nomor satu di Sumsel ini serius menangani karhutlah, tak tanggung-tanggung di dampingi Fokopimda, Hermen Deru meninjau lokasi karhutla di sekitar ruas tol Palembang- Indralaya.

Kalau yang membakar manusia pasti tujuannya untuk ditanami. Namun nyatanya ada lahan yang tidak dibakar malah terbakar sendiri. Dari hasil kajian 90 persen karhutla karena oleh manusia, nah 10 persennya kita tidak tau dan inilah perlu penyelidikan. Kita juga tidak mau uang negara habis karena karhutla ini,” ungkapnya.

Gubernur melihat dari dekat, lahan yang terbakar dan saat ini masih dalam tahapan penyelidikan oleh pihak berwajib. Dia juga menyebutkan tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palembang masih dalam tingkat standar berkisar 50-100 atau tidak berbahaya. Bahkan dia membantah  adanya pemberitaan 200 ribu masyarakat Sumsel yang terpapar infeksi Saluran Pernafasan (ISPA).

Lebih lanjut Gubernur mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan mahasiswa yang telah bersedia duduk bersama mencari solusi terbaik dalam mengatasi karhutla di Sumsel.

"Sumsel ini milik kita bersama, jadi mari kita sama-sama mencari solusi. Jangan ini dijadikan sebagai lahan maling panggung. Saya ajak besok adik-adik  mahasiswa semuanya untuk ikut berdoa dengan mengelar sholat istisqo berjemaah di Griya Agung,” ajak Herman Deru.

Sementara, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri menegaskan, segala upaya telah dilakukan Pemerintah berkerja sama dengan TNI/Polri dalam menekan kasus karhutla di Sumsel

"Saya ingat betul tanggal 10 juli yang lalu. Kita sudah menyebarkan maklumat bersama antara Gubernur, Pangdam dan Kapolda  yang isinya larangan membakar hutan dan lahan. Jika ini dilanggar  maka ada sanksi hukumnya," tegas Kapolda.

Hal yang senada juga diungkapkan Pangdam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Irwan menambahkan cuaca panas merupakan faktor utama terjadinya karhutla di Sumsel.

"Sampai saat ini kendala yang kita hadapi pertama cuaca panas, sehingga lahan yang kerinng sangat  mudah terbakar," tutup Pangdam. [irm]

Komentar Pembaca
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 23:48:21

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00