Unjukrasa Soal Asap, Tiga Mahasiswa Terluka

Laporan: Haris Suprapto

Sosial  SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 20:58:00 WIB

Unjukrasa Soal Asap, Tiga Mahasiswa Terluka

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Akibat saling dorong antara petugas dan pengunjuk rasa yang menggelar demonstasi di depan Kantor Gubernur Sumsel, tercatat ada tiga mahasiswa terluka saat unjukrasa mulai ricuh hingga sempat terjadi bentrok, Selasa (17/9).

Ketiga mahasiswa yang terluka tersebut yakni Indra Lesmana mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya (Unsri) mengalami pendarahan di bagian kepala dan Ikhsan mahasiswa Teknik Mesin Unsri mengalami luka gores dan bengkak pada bagian dahi.

Sedangkan, satu mahasiswa lainnya yakni Abdel yang juga mengalami luka gores karena berupaya menyelamatkan Ikhsan yang saat itu sempat diamankan di dalam Kantor Gubernur Sumsel oleh aparat, namun segera dilepaskan setelah ada tuntutan dari para mahasiswa.

Koordinator Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asap Ni'matul Hakiki, Febri Awan, pihaknya menuntut untuk bertemu Gubernur Sumsel dalam menyampaikan aspirasinya tersebut dan mengancam untuk tidak membubarkan diri sebelum bertemu gubernur.

Bencana asap sudah merajalela! di mana pemerintah? Ribuan penduduk terjangkit ISPA bahkan sudah ada nyawa melayang. Kita tidak akan diam saja," ujarnya saat berorasi bersama ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asap tersebut.

Dirinya mengakui jika dalam aksi tersebit sempat terjadi bentrok, tapi ia bersama rekan-rekan tak melakukan provokasi. Bahkan, ia menyebut, dalam bentrokan tersebut beberapa rekan yang terluka.

Ini menandakan kami tidak anarkis karena yang terluka di pihak kami saja dan tak ada di petugas. Sementara dua rekan lainnya ada yang lecet dan bengkak karena melindungi beberapa rekan kami yang dipukuli,” tandasnya.

Sementara itu Wakapolda Sumsel Brigjen Rudi Setiawan menuturkan, bahwa anggota TNI dan Polri dengan segala keterbatasan tetap turun ke lapangan untuk memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kami harus meninggalkan istri dan anak untuk melaksanakan tugas berat itu. Jangan kalian kira pekerjaan memadamkan api itu mudah. Kita sama-sama dirugikan gara-gara asap itu. Untuk penegakkan hukum kami sudah menetapkan 23 tersangka dan korporasi saat ini diperiksa serta bakal menjadi tersangka, tapi itu butuh proses, tak bisa cepat,” tandasnya.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya sempat menemui pendomo, namun massa aksi menolak dan tetap meminta Gubernur Sumsel yang hadir untuk menemui mereka. Bukan kalian saja yang merasakan, tapi warga Sumsel juga merasakan. Tapi hari ini, beliau (Gubernur Sumsel Herman Deru) menemani kehadiran Ibu Iriana Jokowi,” kata Mawardi.

Bukan hanya itu, menurut dia, Gubernur Sumsel juga saat ini tengah bersama Pangdam, Kapolda Sumsel dan Danrem untuk meninjau kebakaran hutan dan lagah di wilayah Sumsel.

Tapi kalau kalian mau menemui Pak Gubernur langsung, silahkan tunggu sampai sore, atau sampe besok. Wassalam,” tegas Mawardi sambil meninggalkan massa aksi. [irm]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00