Pasir Dijadikan Lantai Dasar, Jalan-jalan Palembang Labil

Investigasi  JUM'AT, 13 SEPTEMBER 2019 , 16:28:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Pasir Dijadikan Lantai Dasar, Jalan-jalan Palembang Labil
RMOLSumsel. Pasir digunakan pada lapisan dasar pengecoran beton jalan. Cara ini masih dipakai Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Pera-KP), pada pekerjaan pembangunan maupun perbaikan jalan pemukiman di dalam Kota Palembang.

Hal itu terlihat pada beberapa pekerjaan perbaikan maupun pembangunan jalan lingkungan, yang dilakukan dinas tersebut melalui kontraktor pelaksana.

Dijelaskan Kasi Evaluasi dan Monitoring Jalan Lngkungan Alhepi Kurniawan, Jumat (13/9),  penggunaan pasir sebagai lapisan awal untuk pembangunan jalan beton sebagai leveling dan penyerap air.

"Biasanya setiap kali kita melakukan pengecoran kan ada airnya. Jadi jika ada pasir, maka air cairan beton tersebut akan diresap oleh pasir," ungkapnya.

Alhepi menerangkan, penggunaan pasir harus dipakai, karena untuk meratakan median-median jalan yang tidak rata dan beton lama.

Sedangkan, beberapa pekerjaan yang basicnya tanah, harus langsung dengan agregat, tidak bisa dengan pasir.

"Jadi kalo eksistingnya tanah, langsung agregat, tapi kalo eksistingnya beton lama, harus dilapisi pasir dulu," terangnya.

Namun, Alhepi tidak menampik jika banyak kontraktor pelaksana sering berbuat nakal, dengan menggunakan pasir untuk berbuat curang.

"Leveling pasir hanya bersifat meratakan dan tidak boleh lebih dari 5 CM. Kadang memang ada kontraktor nakal, yang memakai lebih banyak pasir sebagai lapisan, untuk mengakali volume pekerjaan yang telah ditetapkan. Kami terus tingkatkan pengawasan dan jika ditemukan maka akan kami minta tambah volumenya," ulasnya.

Alhepi menerangkan, sesuai standar ketebalan beton jalan untuk lingkungan, adalah 10-20 CM. Pera-KP sendiri menggunakan ketebalan sekitar 12-15 CM.

"Kalau standarnya 10-20 CM, tapi itu sesuai kebutuhan dan tergantung LHT tahunan kendaraan yang lewat," tuturnya.

Sementara itu pengamat konstruksi Ir  Feri Kurniawan menerangkan, pekerjaan pengecoran yang menggunakan lapisan dasar pasir, pekerjaan orang yang tidak memahami struktur konstruksi jalan.

Karena pembangunan jalan beton yang menggunakan pasir sebagai lantai dasar pekerjaan, akan membuat jalan labil dan mudah terjadi keretakan pada jalan.

"Jadi untuk lantai kerja pembangunan jalan beton harus menggunakan lean concrete atau beton lunak. Pertama untuk meratakan, serta menjaga kadar air agar tidak tumpah ke mana-mana," ulasnya.

Alumni Universitas Sriwijaya (Unsri) ini menambahkan, saat ini pekerjaan jalan beton di Palembang banyak yang tidak sesuai dengan spesisifkasi dan cenderung tidak stabil. Terutama pada jalan-jalan lingkungan.

"Mereka ini mau murah tapi tidak memperhatikan kualitas. Mana ada pekerjaan jalan beton menggunakan lantai dasarnya pasir. Lebih baik pakai geoteks kalo mau murah," tandasnya.[ida]
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 23:48:21

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00