2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Oleh: Harris Suprapto

Kriminal  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 18:33:00 WIB

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

rmolsumsel

RMOLSumsel.Tanpa diduga, Dris Muzaidi alias Ucu (24) dan Sandi Yudha Harahap alias Rio (25) yang tercatat sebagai anggota kepolisian ini ternyata merupakan bagian dalam mata rantai peredaran narkoba. Bahkan bisa menyediakan ratusan gram shabu untuk pemesan.

Hal itu terungkap setelah keduanya dihadapkan ke persidangan di Pengadilan Negeri Palembang sebagai terdakwa dan secara bersamaan keduanya diadili bersamaan pasangan suami istri (pasutri) yakni Iim Sulaiman dan Siti Halimah, meski secara pemberkasan dilakukan terpisah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amanda yang disidangkan M Fajar Dian Prawitama.

Dalam surat dakwaan JPU disebutkan, perbuatan kedua oknum aparat penegak hukum ini didakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) dan kedua Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Keempat terdakwa ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama barang bukti dua paket shabu seberat 127,99 gram di pinggir Jalan Yos Sudarso depan Lorong Tirto Mulyo, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang pada 6 Mei lalu.

Penangkapan berawal saat terdakwa Iim Sulaiman Siti Halimah sedang berada dirumahnya di Jalan Yos Sudarso, Lorong Tirto Mulyo, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan IT II Palembang kemudian datang terdakwa Dris Muzaidi dan Dodi (DPO), lalu Dodi mengatakan bahwa ada orang minta dicarikan shabu.

Karena menurut Dodi dirinya sudah berkeliling, namun tidak ada yang melakukan transaksi karena sedang dalam bulan puasa, kemudian terdakwa Dris menghubungi terdakwa Sandi dan menyampaikan bahwa ada orang yang mau membeli shabu sebanyak lebih kurang 133,77 gram.

Kemudian terdakwa Sandi mengatakan bahwa uang pembelian shabu tersebut harus lah uang tunai (langsung bayar) dan Sandi menyuruh Dris mengecek langsung uang tersebut dan Dris mengatakan, jika orang yang akan membeli narkoba tersebut masih memiliki hubungan keluarga, yaitu pamannya.

Selanjutnya pada 6 Mei malam datang lah Iim, Dris dan Sandi ke rumah Dodi, lalu Iim dan Dodi disuruh Dris untuk menemui orang yang akan membeli narkoba sekaligus mengecek uang pembelian. Sedangkan Dris dan Sandi pulang kerumah untuk menunggu kabar. Setelah terjadi kesepakatan antara orang yang akan membeli dengan Iim, mereka akan bertemu di pinggir Jalan Yos Sudarso

Sebelum pergi, Iim mengajak istrinyaHalimah untuk menemui orang yang akan membeli shabu tersebut menggunakan mobil Daihatsu Ayla. Sesampainya ditempat yang telah disepakati, datang calon pembeli shabu tersebut dan langsung masuk mobil. Lalu Iim menyuruh Halimah pergi shabu kepada Dris dan Sandi yang sedang menunggu di rumah Iim.

Setelah mendapatkan shabu tersebut, Halimah pergi menemui Iim dan calon pembeli, namun saat penyerahan shabu seberat 133,77 gram tersebuut, Iim dan Halimah langsung diamankan, karena ternyata calon pembeli tersebut adalah aparat kepolisian yang sedang melakukan penyamaran.

Berikutnya Iim dan Halimah disuruh menghubungi Dris dan Sandi dengan mengatakan bahwa uang hasil transaksi sudah mereka terima, lalu Dris Sandi mengajak mereka bertemu di parkiran KFC Lemabang, hingga akhirnya Dris dan Sandi langsung ikut diamankan.

Usai jaksa membacakan surat dakwaan, majelis hakim yang diketuai Yohanes Panji menunda persidangan dan kembali dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi sedangkan para terdakwa diperintahkan kembali ke sel tahanan. [sri]













Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00