Kuasa Hukum Deri: Oditur Tak Mencermati Utuh Pembelaan Kami

Oleh: Harris Suprapto

Kriminal  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 15:40:00 WIB

Kuasa Hukum Deri: Oditur Tak Mencermati Utuh Pembelaan Kami

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel.Sidang kasus pembunuhan Fera Oktavia yang diduga dilakukan Prada Deri Pramana kembali dilanjutkan di Pengadilan Militer I-05 Palembang, Kamis (12/9).

Dalam persidangan dengan agenda pembacaan duplik atau tanggapan atas replik Oditur Militer I-04 Palembang, kuasa hukum Prada Deri tetap tak sependapat dengan tuduhan unsur kesengajaan dan berencana yang dilakukan terdakwa.

Menurut Mayor Chk Suherman, berdasarkan fakta hukum selama persidangan, unsur dengan sengaja dan berencana tidak terbukti, maka dari itu pihaknya tetap pada nota pembelaan (pledoi) yang telah disampaikan sebelumnya.

"Fakta hukum di persidangan, bahwa Oditur tidak mencermati secara utuh pembelaan kami. Unsur siapa terpenuhi kami sependapat. Tapi dengan sengaja tidak betul dikehendaki terdakwa,” ucapnya.

Sedangkan mengenai unsur berencana menurut Oditur, pihaknya juga tidak sependapat, karena perbuatan itu spontanitas setelah terdakwa emosi mendengarkan perkataan korban.

"Terdakwa juga sama sekali memberikan keterangan meminta tolong kepada pamannya, Dodi untuk menghilangkan jejak dan jika sejak awal ingin membunuh berencana tidak perlu harus ke penginapan,” imbuhnya.

Begitu juga dengan unsur berencana dengan melarikan diri dari pusat pendidikan, dirinya melanjutkan, ini kesalahan besar. Karena dari keterangan terdakwa dan saksi, jika hubungan dengan korban baik-baik saja dan kalau ribut baikan lagi.

"Untuk majelis hakim kami mohon dapat mempertimbangkan pembelaan dan duplik kami, bahwa tentang berencana tidak dipenuhi,” tandasnya.

Usai pembacaan duplik dari kuasa hukum terdakwa, majelis hakim yang diketuai Letkol Chk Khazim langsung menutup persidangan dan akan dilanjutkan dua pekan kedepan dengan agenda pembacaan putusan.

"Apapun yang disampaikan Oditur dan kuasa hukum adalah hak konstitusional dan menjadi pertimbangan majelis hakim. Pemeriksaan ditutup kami akan akan bermusyawarah untuk menyatakan putusan 26 September,” tutup majelis hakim.[sri]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00