Bank Muamalat Gelar Doa Bersama untuk Habibie

Ragam  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 12:00:00 WIB

Bank Muamalat Gelar Doa Bersama untuk Habibie
RMOLSumsel. Seluruh keluarga besar Bank Muamalat Indonesia mempunyai ikatan emosional tersendiri dengan sosok Presiden Ketiga RI Prof Dr Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Karena ia menjadi salah satu orang yang berjasa dalam berdirinya Bank Syariah pertama di Indonesia itu.

Demikian terungkap dari penjelasan Pemimpin Bank Muamalat Regional Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) Ahmad S Ilham, yang mengatakan  bahwa seluruh pegawai dan staf Bank Muamalat di Indonesia akan menggelar doa bersama untuk kepergian almarhum BJ Habibie.

Ia menegaskan, BJ Habibie merupakan salah satu inisiator terbentuknya Bank Muamalat.

"Doa bersama kami gelar di wilayah kami di Sulawesi, Maluku dan Papua. Doa bersama juga dilakukan di seluruh jaringan Bank Muamalat di Indonesia," ujar Ilham di Makassar seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (12/9).

Dia mengatakan hasil koordinasi dengan para pimpinan di seluruh jaringan bank di tanah air bersepakat menggelar doa bersama untuk almarhum. Ilham menyatakan doa bersama dilakukan pada Kamis dan Jumat (12-13/9) usai menggelar pengarahan rutin setiap paginya kemudian dilanjutkan salat gaib pada siang hari usai menunaikan salat wajib.

"Kemudian saat shalat zuhur di masjid sekitar kantor operasional, upayakan agar bisa salat gaib di masjid-masjid yang berada di area Muamalat. Pasang bendera setengah tiang hingga 15 September. Dan yang paling utama, mendoakan beliau (BJ Habibie) di akhir salat," kata Ilham.

Dia mengungkapkan ide mendirikan Bank Muamalat Indonesia (BMI) tercetus dalam sebuah lokakarya Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertema "Masalah Bunga Bank dan Perbankan" yang diadakan pada pertengahan Agustus 1990 di Cisarua, Bogor.

Hasan Basri, selaku Ketua Umum MUI membawakan ke Munas MUI yang diadakan akhir Agustus 1991. Munas MUI itu memutuskan agar MUI mengambil prakarsa mendirikan bank tanpa bunga. Untuk itu, dibentuk kelompok kerja yang diketuai oleh Sekjen MUI waktu itu HS Prodjokusumo.

Setelah adanya kesepakatan bersama kemudian dikomunikasikan melalui BJ Habibie yang pada saat mendengar pemaparan tersebut langsung merespons positif dan akhirnya melaporkan ke Presiden Soeharto untuk persetujuan didirikannya Bank Muamalat Indonesia (BMI).

Bank Islam yang terbentuk disepakati bernama Bank Muamalat Indonesia (BMI). Muamalat dalam istilah fiqih berarti hukum yang mengatur hubungan antarmanusia.

Nama alternatif lain yang muncul pada masa pembentukan itu adalah Bank Syariat Islam. Namun mengingat pengalaman pemakaian kata 'syariat islam' pada Piagam Jakarta, akhirnya nama itu tidak dipilih. Nama lain yang diusulkan adalah Bank Muamalat Islam Indonesia. [ida]

Komentar Pembaca
Persiapan Reuni Akbar 212

Persiapan Reuni Akbar 212

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 18:27:00

Diskusi Tolak Ahok

Diskusi Tolak Ahok

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 14:16:00

Anie Baswedan dan Wartawan

Anie Baswedan dan Wartawan

JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 20:59:00