KPK Sudah Lakukan 90 Persen Pencegahan

Investigasi  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 18:35:00 WIB

KPK Sudah Lakukan 90 Persen Pencegahan
RMOLSumsel. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terima disebut kurang melakukan tindakan pencegahan tindak pidana korupsi. Sebab Operasi Tangkap Tangan (OTT) hanya merupakan 10 persen, selebihnya adalah tindakan pencegahan.

Begitu kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di sela diskusi publik bertajuk "Pelemahan KPK 4.0" di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9).  

Laode menyesalkan pernyataan dari salah seorang kandidat calon pimpinan KPK (Capim KPK) yang sedang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan bahwa kerja KPK seolah hanya melakukan OTT.  

"Saat fit and proper test salah seorang calon kandidat mengatakan oh pencegahan KPK itu cuma pergi pasang-pasang poster, di sisi jalan. Pengen sekali saja ajari, ini kan tahu sebenarnya, hey you guys," kata Laode seperti diberitakan Kantor Berita RMOL.

Laode menjelaskan, presentase penindakan yang dilakukan oleh KPK hanya sekitar 10 persen, untuk pencegahan justru hampir mencapai 90 persen.  

"Kami melakukan pencegahan. Sekali lagi OTT, KPK itu cuma bisanya OTT. Tolong dong media juga tulis, dari semua kasus KPK kontribusi OTT itu paling 10 persen, 90 persennya kita kembangkan kasusnya," kata Laode.

Lebih lanjut, Laode mengakui bahwa pihaknya kurang massif dalam mempublikasi aspek pencegahan yang dilakukan oleh KPK.

"Pekerjaan luar biasa sulit tetapi tidak sedahsyat OTT kan pembicaraannya. Padahal itu mungkin akan menyelamatkan banyak uang negara ke depannya," tegas Laode.

"Jadi, saya ingin mengatakan bahwa saya tidak bisa mengalahkan publik, mungkin salahnya kita informasi ini seperti tidak tersampaikan dengan baik," imbuhnya.

Selain Laode, hadir sejumlah narasumber diantaranya Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid, Direktur Eksekutif Wahid Institute, Anita Wahid. [ida]
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00