Data 2011, Penerima BPNT Pagaralam Dikeluhkan Warga

Daerah  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 13:10:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Data 2011, Penerima BPNT Pagaralam Dikeluhkan Warga
RMOLSumsel. Sejumlah warga tidak mampu di Pagaralam, yang jadi pemanfaat program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Pusat, saat ini mengeluh. Pasalnya sejak digulirkan program tersebut dan telah didata,  warga hanya satu kali bisa mendapat bantuan.


Hal ini dialami oleh Erni (49), warga Desa Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Utara. Dirinya mengeluh sudah hampir 10 bulan terakhir ini tidak lagi mendapat bantuan program BPNT.


Dikatakan Erni, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani,  dirinya pada akhir 2018 didata sebagai penerima program BPNT Kemensos RI dan mendapat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).


"Waktu itu kami mendapat penjelasan petugas Kemensos bahwa setiap bulan akan mendapat transferan uang sebesar Rp110.000,  dan dapat menukarkan sejumlah uang tersebut dengan kebutuhan pokok berupa beras dan telur di warung sembako yang telah ditunjuk dan bekerjasama dengan pihak Kemensos RI," katanya, Rabu (11/9).


Namun sejak itu dirinya baru satu kali merasakan manfaat program ini,  dan sejak 10 bulan terakhir tidak menerima lagi.


"Saya tahu bahwa saya tidak lagi dapat setelah saya beberapa kali mendatangi warung sembako tersebut. Setelah dicek di kartu,  KKS milik saya tidak ada saldo yang membuat saya tidak bisa menerima sembako bantuan," ujarnya.


Namun menurut Erni anehnya warga lain yang dia tahu juga mendapat program BPNT sampai saat ini masih terus bisa mengambil sembako bantuan sementara dirinya tidak.


"Pertanyaannya kenapa saya tidak mendapat bantuan lagi sementara yang lain masih terus," ungkapnya.


Dikonfirmasi mengenai keluhan warga ini, Rahman sang petugas Kemensos RI yang berkantor di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pagaralam mengatakan,  pihaknya akan menampung keluhan warga dan melaporkannya kepihak Kementrian Sosial untuk mengetahui duduk persoalannya.


"Kami akan cek lagi pak, kami juga akan melaporkan hal ini ke pihak Kementrian," katanya.


Ditanya soal penjaringan maupun pendataan maupun verifikasi calon penerima manfaat program BPNT ini, ia menjelaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari data pusat yang berasal dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pagaralam tahun 2011.


"Untuk memastikan data itu benar kami melakukan verifikasi ulang kelapangan bekerja sama dengan pengurus RT dan RW setempat untuk memastikan identitas maupun alamat penerima program ini pak," ujarnya.


Ketua RT 04 Desa Pagaralam, Andriansyah menampik jika pihaknya pernah dilibatkan dalam pendataan maupun verifikasi calon penerima program BPNT oleh petugas Kemensos RI.


"Seharusnya petugas pendata dan memverifikasi mengikutsertakan perangkat pemerintahan setempat untuk menghindari kesalahan data penerima dan agar program tersebut benar-benar tepat sasaran," katanya.[ida]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00