PEP Prabumulih Modal Menekan Angka Kemiskinan

PEMPROV SUMSEL  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 20:40:00 WIB

PEP Prabumulih Modal Menekan Angka Kemiskinan
RMOLSumsel. Mengawali agenda kerja Selasa (10/9), Gubernur H Herman Deru menghadiri Focus Group Discussion Pendidikan Vokasi Sektor ESDM dan Pembangunan Politeknik Energi & Pertambangan Sumsel, di Hotel Wyndham.

Pada kesempatan itu Gubernur Herman Deru (HD) melaksanakan penandatanganan MOU bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian ESDM IGN Wiratmaja,  untuk mempererat kerjasama di bidang kompetensi ESDM sehubungan dengan dibangunnya Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Prabumulih.

Menurut Gubernur, berdirinya PEP Prabumulih merupakan langkah nyata pemerintah sebagai upaya memberantas kemiskinan dan kebodohan sekaligus menurunkan angka kemiskinan di Sumsel

"Ini (berdiri dan dibangunnya PEP) modal memberantas kemiskinan melalui pendidikan. Selama ini Sumsel dikenal sebagai provinsi terkaya nomor 5 di Indonesia dengan kekayaan sumber daya mineral yang luar biasa, namun hal ini tidak linier dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya", kata HD.

Dikisahkan HD selama ini sumber daya manusia (sdm) Sumsel yang bekerja di sektor migas terbatas hanya pada bidang pekerjaan seperti satpam dan sopir escavator. Ke depan dirinya menginginkan agar SDM Sumsel dapat bekerja secara kompetitif dalam bidang yang lebih spesifik.

"Kami memiliki semangat yang luar biasa karena harapan besar dari Kementrian ESDM yang telah membantu mewujudkan pembangunan PEP. Pemerintah juga telah menganggarkan 100 milyar lebih untuk pembangunan PEP dan tidak bakal urung lagi pembangunannya", ujar HD mantap.

Selain mewujudkan pembangunan PEP di Prabumulih, orang nomor satu di Sumsel itu pun berjanji akan membantu sarana prasarana PEP,  bahkan pemprov akan membantu membangun SMK migas guna memudahkan para pelajar saat memilih melanjutkan jenjang pendidikan di PEP. Sementara kepada pihak Kementrian ESDM, HD mengusulkan agar nantinya ada mata kuliah energi terbarukan sebagai penajaman.

"Sebagai Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) yang pertama dibangun setelah Cepu, kami usulkan kepada Kementrian ESDM jika ingin lebih lengkap lagi, kami tawarkan bagi provinsi yang batal memiliki PEP dapat dijadikan satu di PEP Prabumulih",ungkap HD.

Kepala Badan Pengembangan SDM Kementrian ESDM, IGN Wiratmaja mengatakan pengembangan sdm di sektor energi dan sumber daya mineral dilaksanakan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi mulai tahun 2019 pembangunan diprioritaskan di bidang pendidikan terutama di sekolah vokasional. "Kenapa kami memilih membangun PEP di Sumsel? Karena Sumsel memiliki pemimpin yang luar biasa, juga karena Sumsel banyak memiliki sumber daya mineral. Selain itu pendidikan ESDM juga penting, sebab saat ini jika dilihat dari satelit pada malam hari, yang terang hanya pulau Jawa dan Palembang. Untuk itu, kita ingin agar wilayah lainnya juga terang, nah ini membutuhkan sdm di bidang ESDM untuk melaksanakannya", papar IGB Wiratmaja.

Dilanjutkan IGN Wiratmaja, kontribusi ESDM dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tahun 2018 cukup besar menyumbang sebesar 53,4%. Pembangunan PEP juga dimaksudkan untuk menjaga investasi sektor ESDM  di tengah tantangan global sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengecap pendidikan di sektor migas.

"Kami berharap dengan dibangunnya PEP putra-putri Sumsel dapat mengambil alih pimpinan di sektor ESDM. Tenaga kerja yang ada saat ini di sektor migas ada 356 ribu orang. Setiap tahunnya dibutuhkan 30 ribu tenaga kerja. Total tenaga kerja subsektor minerba ada 350 ribu orang" jelasnya.

Menurut IGN Wiratmaja kesempatan ini harus dimanfaatkan dan diraih generasi muda sebaik mungkin sebab PEP Prabumulih adalah salah satu yang akan dibangun di seluruh Indonesia karena pada zaman dahulu Prabumulih tempat awal ditemukannya minyak, setelah PEP Cepu yang berdiri sejak 66 tahun lalu.[ida]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Daerah11 September 2019 13:36

Sepele, Pria Ini Duel Maut dengan Paman dan Tewas
Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Daerah11 September 2019 15:33

Pulang Kampung, Ketua KPK Ziarah ke Makam Orangtuanya
2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Kriminal12 September 2019 18:33

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Sriwijaya FC16 September 2019 11:30

Siang Ini DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibukota
Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Investigasi16 September 2019 10:52

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Politik16 September 2019 10:29

Atlet Lampung Ikuti Kejuaraan Bulutangkis di Rusia