2.591 Lahan Terbakar, Udara Palembang Dibalut Asap

Laporan: Haris Suprapto

On The Spot  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 20:04:00 WIB

2.591 Lahan Terbakar, Udara Palembang Dibalut Asap
RMOLSumsel. Sepanjang 2019 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),  mencatat sudah ada 2.591 hektar lahan di sejumlah wilayah  yang terbakar,  dan semua itu berdampak terhadap kualitas udara di Palembang.


Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, sejak awal tahun sampai September ini lebih dari dua ribu hektar lahan terbakar yang diakibatkan sulitnya akses menuju lokasi. Bahkan beberapa titik, upaya pemadaman hanya mengandalkan water bombing.
 

Kebakaran lahan di Sumsel ini cukup tersebar dan yang lahan yang paling luas terbakar berada di Kabupaten Muba dengan luas sekitar 1.000 hektar. Serta sejauh ini sudah enam unit helikopter yang diturunkan untuk melakukan water bombing,” ujar Ansori, Selasa (10/9).


Sedangkan berdasarkan catatan data Lembaga Antariksa dan Penerbangan (Lapan), Ansori menuturkan, titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah dalam Provinsi Sumsel, 2.998 titik. Bahkan 1.123 titik diantaranya muncul sejak September.


Tren peningkatan jumlah titik api diprediksi akan terus bertambah seiring puncak musim kemarau yang masih berlangsung hingga Oktober. Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Muba dengan jumlah mencapai 889 titik,” paparnya.


Sementara itu menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa hari terakhir kepulan asap mendominasi cuaca di Kota Palembang dan mengakibatkan kualitas udara tak lagi sehat.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Benny Setiajidi mengatakan, asap yang beredar mengandung partikel-partikel kering menyebabkan jarak pandang berkisar antara 1.000-8.000 meter dengan jarak pandang terendah terjadi pada pukul 06.00 WIB.


"Selain mengganggu jarak pandang, asap juga akan terasa berbau, perih di mata dan menyebabkan sesak pada pernafasan," ujar Benny.


Hal itu, dirinya melanjutkam, dikarenakan angin dari arah Tenggara berikut titik-titik panas dengan tingkat kepercayaan >80 persen yang berkontribusi asap di Palembang dan sekitarnya, yakni Air Sugihan, Pampangan, Banyuasin I, Tulung Selapan, Pedamaran, Cengal dan Pematang Panggang.


Kondisi ini menyebabkan data pada pukul 10.00 pagi tadi dalam kategori 'Tidak Sehat' dengan rentang 180-187 µgram/m3 dan diprakirakan kondisi asap ini akan terus berlangsung di wilayah Palembang dan sekitarnya hingga titik-titik panas hilang.
 

Sedangkan berdasarkan model prakiraan cuaca BMKG dengan rentang prakiraan pada 9-16 September belum ada potensi hujan di wilayah Sumsel. Ia mengatakan BMKG berulang kali mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dan tetap membuang sampah pada tempatnya. [ida]


Komentar Pembaca
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00