Ada Capim KPK Terpapar Radikalisme, Yenti: Tidak..

Sosial  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 21:21:00 WIB

Ada Capim KPK Terpapar Radikalisme, Yenti: Tidak..
RMOLSumsel. Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menanyakan kebenaran isu, Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ada yang terpapar radikalisme. Hal itu dibantah tegas Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih.

Bantahan tersebut diungkapkan Yenti untuk menjawab kecurigaan para Anggota Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat umum, Senin (9/9).

Saat menyampaikan pertanyaannya, Desmond menyebut karena dalam proses seleksi Capim KPK periode 2019-2023, latar belakang para kandidat juga ditelisik oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Dipastikan tidak terpapar tentang radikalisme. Itu berdasarkan BNPT dan sebagainya tidak. Itu pasti," jawab Yenti Garnasih seperti diberitakan JPNN.com.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti itu menyebutkan, dari 10 Capim KPK yang mereka hasilkan, bisa dilihat visi misi dan program kerjanya. Begitu juga dalam sesi wawancara yang terdokumentasi dengan baik.

"Dari awal sudah tahu bagaimana kompetensi dia, integritasnya, independensinya, pengalaman, motivasinya. Nampak sekali di sini (dalam tahapan seleksi)," kata Yenti.

Beberapa pertanyaan kritis lainnya dari anggota komisi bidang hukum itu terhadap pansel, antara lain isu tentang materi seleksi yang bocor ke capim, hingga anggota pansel menjalin komunikasi dengan para calon.

"Berkaitan dengan isu bocor sebagainya, seharusnya tidak ada bocor. Karena kami bersembilan (anggota pansel, red) ini punya pakta integritas. Kami tidak pernah berhubungan dengan capim, baik langsung maupun menggunakan handphone. Tetapi isu itu sampai juga kepada kami. Sampai ditanyakan media. Tapi insyaallah itu tidak terjadi," katanya.

Terkait dengan capim titipan, Yenti juga memberikan penjelasan di forum rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III Herman Hery.

"Lalu saya jawab langsung tidak ada titipan. Walaupun ada, tidak sampai ke pansel, tidak ada titipan siapa dan bagaimana. Kalau ada pun kami abaikan saja. Orang nitip boleh saja. Tetapi yang penting kami tidak hiraukan titipan itu. Kemudian kami sudah bekerja secara objektif dan tidak ada intervensi," tandasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

Betapa Bersahajanya Kapolri Idham

RABU, 15 JANUARI 2020 , 19:00:00

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

Peresmian B30, Ahok pun Mendampingi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 14:58:00

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

Resmi..Palembang Punya Pasar Duren

SENIN, 06 JANUARI 2020 , 21:33:00