Tujuh Orang Digarap KPK Terkait Kasus Suap Mesin Pesawat Garuda

Hukum  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 12:59:00 WIB

Tujuh Orang Digarap KPK Terkait Kasus Suap Mesin Pesawat Garuda
RMOLSumsel. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus di PT Garuda Indonesia yakni pengadaan mesin dan pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia (Tbk).

Mereka adalah eks VP Aircraft Maintenance Management PT Garuda Indonesia, Batara Silaban; VP Treasury Management PT Garuda Indonesia 2005-2012, Albert Burhan dan VP Corporate Planning Garuda Indonesia, Setijo Awibowo.

Kemudian, empat pegawai Garuda Indonesia pun ikut digarap KPK yakni Widianto Wiriatmoko, Rudyat Kuntarjo, Victor Agung Prabowo dan Rajendra Kartawiria.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar)," ujar Jurubicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/9).

Dalam kasus ini, Emirsyah dan Soetikno bersama Direktur Teknik Direktur Teknik Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigno telah ditetapkan sebagai tersangka kasus TPPU di perusahaan maskapai terbesar di Indonesia ini.  

Sebelumnya, Emirsyah dan Soetikno sudah berstatus tersangka suap pengadaan mesin dan pesawat Garuda Indonesia dari S.A.S Rollys-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia.

Emirsyah diduga menerima suap 1,2 juta Euro dan 180 ribu dolar AS atau senilai total Rp 20 miliar serta dalam bentuk barang senilai 2 juta dollar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Rolls Royce, lewat pengadilan di Inggris sudah dikenai denda sebanyak 671 juta poundsterling atau sekitar Rp 11 triliun karena terbukti melakukan suap di beberapa negara antara lain Malaysia, Thailand, China, Brazil, Kazakhstan, Azerbaizan, Anggola dan Irak.

Dalam perkembangannya, KPK menemukan adanya aliran dana lintas negara dalam pengusutan perkara ini. KPK juga telah mengantongi adanya penggunaan puluhan rekening bank asal luar negeri yang diduga berkaitan dengan aliran dana milik para tersangka suap Garuda. [yip]


Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

KSAD Brasil Kunjungi  TNI Indonesia

KSAD Brasil Kunjungi TNI Indonesia

SABTU, 27 JULI 2019 , 11:57:00