Tiga Begal Beraksi, Bocah 15 Tahun Jadi Penembak Jitu

Kriminal  MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 , 23:00:00 WIB

Tiga Begal Beraksi, Bocah 15 Tahun Jadi Penembak Jitu
RMOLSumsel. Tiga begal beraksi di Kecamatan Pulaupanggung, Kabupaten Tanggamus. Salah seorang di antaranya bocah berusia 15 tahun sebagai penembak jitunya.

Sang bocah yang bertugas mengeksekusi korbannya dengan senapan angin laras panjang (gejlug) dan berhasil mengenai punggung kanan korbannya Amsan (42), warga Dusun Sinar Sari Pekon Gunungsari, Kecamatan Ulu Belu.

SR (15), sang bocah, menembak korbannya yang sedang mengendarai sepeda motor di Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus. Dia beraksi bersama MR (28), UJ alias YD (22).

Ketiga tersangka begal yang berasal dari Pekon Tampangtua, Beruntung korban tidak terjatuh dari sepeda motor sehingga langsung tancap gas ke arah perkampungan warga untuk meminta pertolongan.

Warga kemudian mengevakuasinya ke Rumah Sakit Mitra Husada, Kabupaten Pringsewu.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH. MH mengungkapkan para tersangka melakukan kejahatannya pada Sabtu (7/9), pukul 18.00 WIB.

Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan berhasil menangkap MR di perkebunan warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) Minggu (8/9) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.

Selanjutnya, kembali dilakukan penyisiran bersama warga, dua pelaku lainnya UJ dan SR juga berhasil diamankan diamankan di Dusun Pematang Bagelung, Pekon Sirna Galih Kecamatan Ulu Belu, sekitar pukul 07.00 WIB.

"Dengan dibantu warga, ketiga tersangka berhasil ditangkap Minggu (8/9/19) di dua lokasi yang tidak berjauhan yakni MR pukul 03.00 Wib, lalu UJ dan SR pukul 07.00 Wib," ungkap Iptu Ramon Zamora dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Minggu (8/9) sore di Mapolsek setempat.

Iptu Ramon menjelaskan korban mengendarai sepeda motor dari arah Kabupaten Lampung Barat hendak pulang menuju rumah korban di Dusun Sinar Sari, Pekon Gunungsari, Kecamatan Ulu Belu, pukul 18.00 WIB.

Sampai di Jalan Lubuk Bandung Pekon Gunungsari, sekira pukul 18.00 WIB, korban melihat tiga orang laki-laki berdiri di pinggir jalan posisi membelakangi jalan.

Setelah melewati ketiga orang tersebut sejauh kurang lebih 10 Meter, salah satu dari tiga begal menembak korban dengan senapan angin dari arah belakang. Korban langsung tancap gas.

Menurut Iptu Ramon Zamora, petugas mengamankan barang bukti berupa senapan angin jenis gejluk (modern) serta pakaian yang dikenakan para tersangka saat melakukan kejahatan.

"Barang bukti senapan angin diamankan dari tangan MR, saat dia diamankan," terangnya.

Ditambahkan Iptu Ramon, adapun peran masing-masing tersangka dalam melakukan kejahatan yakni, tersangka SR bertugas menembak korban. Lantas 2 tersangka dewasa berperan mengambil sepeda motor apabila korban dapat dijatuhkan.

"Kesepakatan para tersangka, pelaku SR bertugas menembak korban. Apabila korban dapat terjatuh, maka MR dan UJ yang akan mengambil motor tersebut," imbuhnya.

Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Pulau Panggung guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, ketiga tersangka dapat dijerat pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara. Namun untuk tersangka dibawah umur penyidikan mengacu kepada UU Pidana anak," pungkasnya.

Sementara, dua tersangka dalam keterangannya kepada penyidik mengaku melakukan kejahatan tersebut setelah mereka datang dari Pematang Sawah hingga ke Pasar Tempel Pekon Penantian Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus.

Mereka, berjalan estafet menumpang mobil truck dari Sumberejo ke Pulau Panggung kemudian menumpang Pickup hingga Pekon Penantian. Setelah turun dan sambil beristrahat di warung kopi pasar tersebut mereka merencanakan pembegalan.

Hingga akhirnya, mereka melanjutkan berjalan kaki, sesampainya di Pekon Gunung Sari tepatnya di TKP barulah mereka melakukan eksekusi dengan menembak korban dari belakang.

"Kami awalnya berencana menuju Bukit Kemuning Lampung Utara, karena kami merasa cape berjalan sehingga kami berusaha mendapatkan kendaraan sehingga kami mencoba membegal korban dengan cara menembak pakai senapan angin yang kami bawa," ucap dua tersangka dewasa kompak.

Namun setelah ditangkap, para tersangka mengaku menyesali dan mengaku berdosa atas perbuatannya telah melukai korban.

"Kami menyesal pak, padahal niat kami ingin mencari kerja tapi karna kami khilaf sehingga ditangkap," tandasnya. [hms]



Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00