Keterlibatan ISIS Dalam Aksi di Papua Masih Didalami

Sosial  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 18:13:00 WIB

Keterlibatan ISIS Dalam Aksi di Papua Masih Didalami

NET

RMOLSumsel. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memang telah memetakan bahwa ada jaringan ISIS di Papua. Namun soal keterkaitan jaringan tersebut apakah ikut bermain dalam aksi massa yang berujung rusuh itu masih didalami.

"Saya konfirmasi ke Densus 88 kalau indikasi ISIS di Papua memang betul ada. Keterkaitan ISIS dengan kerusuhan ini masih didalami dulu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/9).

Densus 88, kata Dedi, telah mencium gerakan jaringan ISIS di Papua dalam dua tahun belakangan. Namun demikian, termonitor jaringan ini aktif pada kurun waktu setahun terakhir. Penegakan hukum terhadap jaringan ISIS ini juga pernah dilakukan oleh Densus 88 ketika rencana pengeboman Polres Mankowari, Papua Barat.

Dedi menjelaskan, sel-sel jaringan ISIS yang berhasil dipetakan Densus antara lain ada di Jayapura, Wamena, Fakfak, Manokwari dan Merauke.

"Itu sel-selnya memang dia dalam arti kata masih melakukan rekruitmen, kemudian penguasaan wilayah dan dia terus akan melakukan amaliah dengan sasaran anggota Kepolisian. Masih kita dalami terus," demikian Dedi.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacuddu mengungkapkan bahwa ada kelompok yang terafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS di Papua.

Ryamizard mengatakan, selain ada kelompok yang ditunggangi ISIS, ada tiga kelompok yang terindikasi berada di belakang pemberontak di Papua, yaitu kelompok pemberontak bersenjata, kelompok pemberontak politik, dan kelompok klandestin atau rahasia. [irm]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00