Astaga, Karena Kemarau Warga Cuci Beras Pakai Air Kotor

Ragam  SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 18:28:00 WIB

Astaga, Karena Kemarau Warga Cuci Beras Pakai Air Kotor

NET

RMOLSumsel. Wilayah timur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga saat ini masih mengalami kekeringan. Padahal beberapa hari kemarin hujan sempat mengguyur kawasan Bogor.

Tak lagi berpikir soal sanitasi, kini warga Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, mencuci air beras menggunakan air sungai agar bisa dikonsumsi.

Kepala Desa Leuwinutug Deden mengatakan, ini adalah bulan ketujuh desanya mengalami kekeringan selama tahun ini. Akibatnya, sebagian warga di desanya itu kerap mengantre air bersih yang diambil langsung dari sumber air yang berada di kantor desa.

Boleh dicek (aktivitas antrean), warga kalau sore berbondong-bondong mengantre mengambil air di Kantor Desa Leuwinutug,” katanya, Minggu (1/9).

Sesuai data yang dimiliki, Deden merinci ada 17 ribu jiwa dari tujuh RW dan 29 RT yang berada di desanya itu. Selain memanfaatkan air yang ada di kantor desa, warga juga kerap mengambil air yang bersumber dari sumur bor yang berlokasi di masjid di RW03.

Belum lagi, untuk kesibukan sehari-hari seperti mencuci baju, piring dan lainnya, warga lakukan semua di Sungai Cigede. Tetapi Deden menilai, saat ini kondisi debit air di sungai tersebut semakin surut dan kotor.

Kemungkinan besar jika kemarau masih berlanjut, warga hanya punya satu sumber air, di masjid yang berasal dari sumur bor,” urainya.

Hanya saja, ketika dia menghitung, satu sumur bor sangat kurang untuk menampung seluruh kebutuhan air bersih bagi warga. Deden meminta agar pemerintah dapat menanggapi kesulitan yang dialami warga di wilayah timur kabupaten ini dengan cepat.

Ketua FORUM Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bogor Budi Aksomo berharap, para pengusaha sumber air dapat lebih terbuka dan mengerti bahwa masih banyak masyarakat tmyang membutuhkan air bersih.

Saya berharap untuk teman-teman sedikit mengerti bahwa di sini banyak masyarakat yang mengalami kekeringan. Syukur kami (BPBD) masuk ke beberapa perusahan sumber air dikasih gratis. Untuk yang lainnya, toh coba langsung turun dan bantu warga,” tandasnya. [irm]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Daerah11 September 2019 13:36

Sepele, Pria Ini Duel Maut dengan Paman dan Tewas
Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Daerah11 September 2019 15:33

Pulang Kampung, Ketua KPK Ziarah ke Makam Orangtuanya
2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Kriminal12 September 2019 18:33

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Sriwijaya FC16 September 2019 11:30

Siang Ini DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibukota
Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Investigasi16 September 2019 10:52

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Politik16 September 2019 10:29

Atlet Lampung Ikuti Kejuaraan Bulutangkis di Rusia