Seperti Ini Tahapan Pilkada 2020

Politik  MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 , 20:58:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Seperti Ini Tahapan Pilkada 2020

ILUSTRASI

RMOLSumsel. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), termasuk Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), akan dilaksanakan pada 23 September 2020 mendatang.


Itu berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15/2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, yang ditetapkan pelaksanaannya pada 23 September 2020 secara serentak di 270 daerah.

Termasuk juga Pilkada OKU akan mengacu pada PKPU Nomor 15/2019 tersebut,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU, Naning Wijaya.

Dikatakannya, dari aturan PKPU Nomor 15/2019 juga disebutkan, sebelum pelaksanaan Pilkada serentak pada 23 September 2020, akan dilaksanakan tahapan-tahapan Pilkada.

Dimana, tahapan Pilkada OKU akan dimulai September 2019 mendatang. Diantaranya, diawali tahapan penyusunan anggaran pelaksanaan Pilkada OKU.

KPU OKU sambung Naning, telah mengajukan anggaran pelaksanaan Pilkada OKU 2020 kepada Pemkab setempat sebesar Rp 57 miliar. Menurutnya, pengajuan anggaran Pilkada 2020 tersebut, naik dua kali lipat dibanding Pilkada serupa pada tahun 2015, yang hanya sekitar Rp 26 miliar.

Kita sudah mengajukan anggaran Pilkada 2020, sekitar Rp 57 miliar ke Pemkab OKU, tapi realisasi nunggu pada APBD nanti akan kemampuan keuangan daerah,” ungkap Naning.

Terkait pengajuan anggaran Pilkada OKU 2020 ini, menurut Naning, pihaknya KPU OKU juga sedang mempersiapkan proses penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Pemkab OKiU untuk tahapan Pilkada 2020 mendatang.

Direncanakan penandatangan NPHD ini akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2019. Artinya, sebelum tanggal tersebut seluruh yang berkaitan dengan usulan anggaran Pilkada harus selesai semua,” ujarnya.

Dijelaskannya, terkait anggaran Pilkada 2020 yang diajukan pihaknya sebesar Rp 57 miliar.

Diantara peruntukannya mencakup untuk honorarium, logistik dan kebutuhan lainnya. Besaran dana yang diajukan tersebut, kata dia, berdasarkan Permendagri dan Surat Keputusan (SK) Kemenkeu RI untuk kebutuhan tahapan pemilihan kepala daerah di wilayah setempat.

Selanjutnya tambah Naning, sesuai Peraturan KPU (PKPU), setelah tahapan penganggaran selesai akan dilanjutkan dengan tahapan pelaksanaan agenda sosialisasi dan bimtek yang akan dilaksanakan akhir 2019 nanti.

Dilanjutkan dengan pelaksanaan tahapan pembentukan penyelenggara pemilu di tingkat bawah, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Kemudian tahapan penyusunan data pemilih. Diawali dengan penyusunan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) direncanakan diterima KPU pada tanggal 20-23 Februari 2020. Data ini kemudian disinkorinisasi dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir, dan akan diumumkan pada 27 Maret.

Data hasil sinkronisasi kemudian dicocokkan dan diteliti selama 17 April-16 Mei 2020 ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan kepada publik pada 19-28 Juni, dan publik dapat memberikan tanggapan. DPS yang diperbaiki berganti status menjadi DPT. DPT diumumkan oleh PPS pada 1 Agustus-22 September.

Selanjutnya tahapan pendaftaran calon kepala daerah. Yang diawali dengan pendaftaran menjadi pasangan calon dan penetapan pasangan calon. Hingga masuk ke tahapan kampanye, dan penyerahan laporan dana kampanye Pilkada. [irm]



Komentar Pembaca
Anie Baswedan dan Wartawan

Anie Baswedan dan Wartawan

JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 20:59:00

Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00