Rusuh...Papua Tak Sanggup Jadi Tuan Rumah

Politik  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 11:25:00 WIB

Rusuh...Papua Tak Sanggup Jadi Tuan Rumah
RMOLSumsel. Seperti sudah diduga banyak orang, akhirnya Gubernur Lukas Enembe menyatakan ketidaksiapan Papua jadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV tahun 2019 dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) IX tahun 2019.

Ketidaksiapan itu merupakan buntut kerusuhan berkepanjangan yang melanda Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Pernyataan tersebut tertulis dalam surat nomor 426.3/9676/SET perihal permohonan pemindahan penyelenggaraan pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS.

POPNAS dan PAPERPENAS akan diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua pada bulan Oktober 2019 mendatang. Dua perhelatan ini tertuang dalam surat Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga 72/2018.

POPNAS dan PEPARPENAS tahun ini juga merupakan uji coba venue-venue untuk penggunaan PON XX dan PEPARPENAS XVI tahun 2020.

Gubernur Papua Lukas Enembe mencatat enam kendala Papua yang ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan olahraga pelajar se-Indonesia tersebut. Salah satunya perihal keamanan di Papua yang khawatirkan untuk para atlet.

"Kondisi keamanan secara umum di Papua, serta secara khusus di Jayapura dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan atlet peserta POPNAS dan PEPARPENAS yang belum stabil paska terjadinya demonstrasi besar-besaran masyarakat Papua berkaitan kejadian di Surabaya dan Malang, rentang waktu yang terbilang dekat dengan pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS yang menjadi pertimbangan yang sangat penting bagi kami," tulis Lukas Enembe dalam surat tertanggal 20 Agustus tersebut seperti diberitakan Kantor Berita RMOL, Sabtu (24/8).

Selain itu, Papua juga tidak bisa menjamin bisa memberikan fasilitas yang memadai untuk para atlet POPNAS dan PEPARPENAS.

"Technical deligate dari cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam POPNAS dan PEPARPENAS juga kesulitan memberikan jaminan ketersediaan peralatan yang dibutuhkan," tambahnya.

Dekatnya waktu persiapan perhelatan POPNAS dan PEPARPENAS, Pemprov Papua tidak menyanggupi lantaran kondisi Papua yang belum kondusif.

"Dengan mengacu pda waktu pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS yang sudah dekat serta tidak memadainya dukungan venue yang ada. Dengan ini kami sampaikan tidak siap melaksanakan POPNAS XV dan PEPARPENAS IX tahun 2019," ungkapnya seperti dlam surat itu. [ida]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Daerah11 September 2019 13:36

Sepele, Pria Ini Duel Maut dengan Paman dan Tewas
Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Daerah11 September 2019 15:33

Pulang Kampung, Ketua KPK Ziarah ke Makam Orangtuanya
2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Kriminal12 September 2019 18:33

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Sriwijaya FC16 September 2019 11:30

Siang Ini DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibukota
Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Investigasi16 September 2019 10:52

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Politik16 September 2019 10:29

Atlet Lampung Ikuti Kejuaraan Bulutangkis di Rusia