MENUJU PERADABAN

Al Convivencia

Oleh Jaya Suprana

OPINI  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 07:15:00 WIB

Al Convivencia
 SAYA beda selera dengan Ernst Hemingway. Bagi sang penerima anugrah Nobel 1954 untuk kesusasteraan, puncak peradaban Spanyol hadir pada tradisi adu banteng melawan manusia.


Bagi saya, puncak peradaban Spanyol hadir pada mahakarya seni arstektur Islam yang kemahapesonaannya sampai kini hadir pada Istana Al Hambra di Granada, Andalusia, Spanyol.

Islam

Hispania adalah nama Latin yang diberikan kepada kekaisaran Romawi terhadap semenanjung Iberia meliputi wilayah Spanyol dan Portugal masa kini.

Pada 30 April 711, Jenderal Muslim Tariq ibn-Ziyad mendarat di Gibraltar yang merupakan awal peradaban Islam di semenanjung Iberia.

Setelah selama delapan tahun pasukan Muslim berusaha bergerak ke timur melintasi Pegunungan Pyrenea demi masuk ke wilayah Prancis, namun pada tahun 732 terbendung oleh pasukan Nasrani di bawah komando Karel Martel der Franken pada pertempuran Tours.

Al Convivencia

Para ilmuwan sejarah menyatakan bahwa kekhalifahan Islam sebenarnya tidak menargetkan Spanyol untuk penaklukan, tetapi perpecahan politik dalam kerajaan Visigothik menciptakan peluang yang berhasil dimanfaatkan Jenderal Tariq dan pasukannya.

Pemerintahan Islam di semenanjung Iberia berlangsung untuk periode yang bervariasi mulai dari hanya 28 tahun di Galicia sampai hingga 781 tahun di kawasan Granada.

Peradaban Islam menambahkan kontribusi kebudayaan kepada masyarakat semenanjung Iberia seperti perpustakaan, sekolah, kamar mandi umum, sastra, puisi, dan arsitektur.

Pekerjaan ini dikembangkan melalui penyatuan orang-orang dari semua agama.

Sementara tiga tradisi agama monoteistik memang saling mengisi di Spanyol pada masa kejayaan Umayah Islam di Spanyol yang disebut sebagai  Al Convivencia merupakan era keemasan pluralistik bersuasana Bhinneka Tunggal Ika sampai dengan pengusiran umat Islam dan Yahudi pada tahun 1492.

Toleransi

Pada pusat-pusat Al Convivencia di Toledo, Cordoba, Granada, kaum Muslim tidak menindas kelompok non-Muslim di bawah kekuasaannya atau memengaruhi mereka untuk masuk Islam.

Umat agama lain dapat leluasa berkontribusi pada masyarakat dan kebudayaan yang berkembang saat itu.

Satu di antara mahakarya peradaban Islam di Spanyol adalah ketentuan hukum yang sangat beda dari kondisi hukum rimba yang diterapkan oleh kerajaan Visigoth yang mendahului Islam di semenanjung Iberia.

Syekh terkemuka Sufisme, Ibnu Arabi berasal dari Murcia, Spanyol.

Madrasah Granada didirikan oleh Yusuf I, Sultan Granada dari dinasti Nasrid, pada tahun 1349 dan menampung banyak cendekiawan terkemuka pada masa itu.

Ruh musik Arab terasa menyelinap masuk ke dalam sukma musik Spanyol. Alat musik utama Spanyol adalah gitar yang pada hakikatnya terinspirasi alat musik dawai traditional Arab: oud.

Toleransi keagamaan memang lebih terasa hadir pada masa kejayaan Islam di Spanyol ketimbang masa-masa sebelum dan sesudahnya.[rmol]

Penulis adalah pembelajar kebudayaan dunia.

Komentar Pembaca
Sir Anish Kapoor

Sir Anish Kapoor

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019

Presiden Bisa Menunjuk Plt Pimpinan KPK

Presiden Bisa Menunjuk Plt Pimpinan KPK

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019

Amanat Penderitaan Rakyat

Amanat Penderitaan Rakyat

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019

Selamat Jalan Pak Habibie

Selamat Jalan Pak Habibie

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

Mengenang Almarhum Anton Issoedibyo

Mengenang Almarhum Anton Issoedibyo

RABU, 11 SEPTEMBER 2019

Fratres Minores

Fratres Minores

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00