PKS Isyaratkan Setuju Ibukota Pindah

Politik  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 17:15:00 WIB

PKS Isyaratkan Setuju Ibukota Pindah
RMOLSumsel. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Negara telah meminta izin untuk memindahkan Ibukota Negara RI dari Jakarta ke Pulau Kalimantan. Berbagai pihak telah menyuarakan dukungan maupun penolakan mereka.

Salah satu pihak yang menyatakan ketidaksetujuan adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun penolakan itu tidak terlalu prinsip. Karena Presiden diminta mempertimbangkan aspek konstitusi di samping keinginan pribadi.

"Ibukota itu bukan perkara keinginan sepihak, juga terkait UUD 45," ujar Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 23/8).

Dalam konteks konstitusi, kata HNW sapaan akrab politisi senior PKS ini, pemidahan ibukota berkaitan dengan Pasal 2 ayat 2 UUD 1945 perihal sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Bunyi pasal tersebut adalah, Majelis Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara.

"Ibukota negara sekarang Jakarta. Kalau akan melakukan pemindahan, harus-nya MPR di sounding (diajak bicara) dong," ungkap HNW seperti diberitakan Kantor Berita RMOL.

Jika ibukota betul pindah, lanjutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan dua hal. Mengubah Pasal 2 ayat 2 UUD 45 atau ikut membawa Gedung Parlemen ke ibukota yang baru.

"Dan menurut saya harusnya selesaikan lah secara institusi konstitusional, lakukan kajian, lalu bawa ke DPR,"kata politisi senior PKS ini. [ida]

Komentar Pembaca
Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah