Singapura Takkan Lepas FIR Indonesia

Politik  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 16:05:00 WIB

Singapura Takkan Lepas FIR Indonesia
RMOLSumsel. Sangat beralasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk mengambil alih informasi wilayah penerbangan (FIR) Kepulauan Riau dari Singapura. Tapi masalahnya, Singapura tidak mau melepaskan FIR tersebut.

Dimuat oleh South China Morning Post (Kamis, 22/8) yang dilansir Kantor Berita RMOL, Jumat (23/8), Singapura selalu menyatakan bahwa soal FIR tidak berkaitan dengan kedaulatan negara. Melainkan lebih tentang keamanan dan efisiensi dalam mengelola lalu lintas undara komersial.

Lebih lanjut, pada Maret lalu, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, mengatakan bahwa negara yang wilayah FIR-nya dikelola Singapura telah mendapat banyak manfaat atas layanan lalu lintas udara ini.

Menurut profesor di National University of Singapore, Alan Tan, setiap perubahan di wilayah udara yang sekarang dikendalikan oleh Singapura akan memengaruhi operasional Bandara Changi.

Dalam sistem FIR, Singapura diketahui mengelola 740.000 penerbangan dan setengahnya berasal atau berakhir di Bandara Changi. Sisanya untuk penerbangan yang tiba atau berangkat di bandara yang ada dalam wilayah FIR yang dikelola Singapura.

Oleh karena itu, profesor di Embry-Riddle Aeronautical University, Jack Patel memperingatkan bahwa wilayah udara Singapura sudah sangat padat. Jika ada penyempitan (pengambilalihan wilayah udara oleh Indonesia) memungkinkan adanya masalah karena menyebabkan efek corong. Bahkan dapat menyebabkan penundaan hingga peningkatan risiko tabrakan di udara.

Apabila hal tersebut terjadi, status Singapura sebagai "hub regional utama" akan terancam. Menurut Pejabat Singapura apabila terdapat perubahan di status hub udara Singapura, maka akan menghantam sektor ekonomi.

Hal yang paling memungkinkan menurut beberapa pengamat jika Indonesia tidak mengambil alih FIR adalah dengan membentuk Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) untuk tujuan pertahanan dan keamanan. Sehingga Indonesia akan segera mengetahui adanya pesawat tak berjadwal yang telah memasuki bagian wilayah udara yang tidak dikelolanya.[ida]

Komentar Pembaca
Anie Baswedan dan Wartawan

Anie Baswedan dan Wartawan

JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 20:59:00

Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00